M Nasir Djamil: Segera Cabut Perpres Kenaikan BPJS Kesehatan

Jum'at, 15 Mei 2020 - 09:35 WIB
loading...
M Nasir Djamil: Segera...
Karyawan BPJS Kesehatan melayani masyarakat. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Anggota DPR M Nasir Djamil mengaku miris pemerintah dianggap tidak punya belas kasih kepada rakyatnya lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 yang mengatur kembali tentang kebijakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan .

"Padahal Mahkamah Agung (MA) telah membatalkan kenaikan iuran BPJS ini," kata Nasir saat dihubungi SINDOnews, Jumat (15/5/2020).

Menurut Nasir, dalam situasi pandemi Covid-19 atau virus corona yang melanda Indonesia yang berakibat banyak rakyat yang terpapar kesehatan dan ekonominya, pemerintah seharusnya bijak dalam membuat kebijakan. Alih-alih bijak, justru pemerintah dengan tega membebani rakyatnya dengan kenaikan iuran tersebut. (Baca juga: Cegah Corona, BPJS Kesehatan Terapkan Kebijakan Khusus ).

"Karena itu saya mendesak agar perpres kenaikan BPJS itu segera dicabut. Perpres kenaikan itu menunjukkan bahwa ada kesenjangan yang lebar antara ucapan dan tindakan presiden," tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Bahkan, menurut Nasir, Perpres itu telah melecehkan putusan lembaga peradilan seperti MA. Meskipun tetap mendapat subsidi, Nasir menilai, tidak sepatutnya Perpres itu diterbitkan presiden yang katanya berpihak kepada rakyatnya. "Presiden sepertinya memakai kacamata kuda dan kehilangan empati kepada rakyat yang memilihnya," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Ribuan Titik Panas Kepung...
Ribuan Titik Panas Kepung Kalimantan, Legislator PDIP Desak Optimalisasi Penanganan Karhutla
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Rekomendasi
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Berita Terkini
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Londo Ireng di Republik...
Londo Ireng di Republik Antikritik
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Royal Dinner UKSW, Sultan...
Royal Dinner UKSW, Sultan Ternate ke-49 Desak Sahkan RUU Masyarakat Adat
Presiden Prabowo Dijadwalkan...
Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved