IDI Minta Nakes dan Masyarakat Tak Perlu Permasalahkan Vaksinasi Corona
Senin, 11 Januari 2021 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Update Corona DIY, Positif Tambah 301 Total Jadi 14647 Orang)
"Oleh karena itu, tenaga kesehatan seharusnya tidak perlu mempermasalahkan vaksinasi. Koridor yang perlu dijaga adalah keamanan dan efektivitasnya dan itu akan dijawab oleh hasil laporan uji klinik yang dilakukan serta izin penggunaan darurat yang akan dikeluarkan Badan POM," jelas Daeng dalam keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (11/1/2021).
Sementara itu, Daeng juga menghimbau agar kepercayaan terhadap vaksin tidak berdasarkan merek atau basis negara, tapi harus berdasarkan aspek ilmiah. "Jadi vaksin tersebut sudah dijamin keamanan dan efektivitasnya dari mana pun asal dan mereknya," terangnya.
Selain itu, terkait halal haram vaksin Corona diakui Daeng sebagai salah satu faktor penting agar vaksin mudah diterima masyarakat.
Baca juga: (Ikut Jadi Tersangka Kasus Swab, Bareskrim Ungkap Peran Menantu Habib Rizieq)
"Hal ini sangat berpengaruh apalagi masyarakat Indonesia termasuk dokter itu mayoritasnya beragama Islam sehingga penjelasan tentang Kehalalan itu penting sekali. Jumat lalu Majelis Ulama Indonesia sudah menyatakan bahwa vaksin Sinovac hukumnya suci dan halal, jadi sudah jelas," papar Daeng.
"Oleh karena itu, tenaga kesehatan seharusnya tidak perlu mempermasalahkan vaksinasi. Koridor yang perlu dijaga adalah keamanan dan efektivitasnya dan itu akan dijawab oleh hasil laporan uji klinik yang dilakukan serta izin penggunaan darurat yang akan dikeluarkan Badan POM," jelas Daeng dalam keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (11/1/2021).
Sementara itu, Daeng juga menghimbau agar kepercayaan terhadap vaksin tidak berdasarkan merek atau basis negara, tapi harus berdasarkan aspek ilmiah. "Jadi vaksin tersebut sudah dijamin keamanan dan efektivitasnya dari mana pun asal dan mereknya," terangnya.
Selain itu, terkait halal haram vaksin Corona diakui Daeng sebagai salah satu faktor penting agar vaksin mudah diterima masyarakat.
Baca juga: (Ikut Jadi Tersangka Kasus Swab, Bareskrim Ungkap Peran Menantu Habib Rizieq)
"Hal ini sangat berpengaruh apalagi masyarakat Indonesia termasuk dokter itu mayoritasnya beragama Islam sehingga penjelasan tentang Kehalalan itu penting sekali. Jumat lalu Majelis Ulama Indonesia sudah menyatakan bahwa vaksin Sinovac hukumnya suci dan halal, jadi sudah jelas," papar Daeng.
Lihat Juga :