Abaikan Protokol Kesehatan, Kepatuhan Physical Distancing Mulai Kendur
Jum'at, 15 Mei 2020 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
Tingginya transmisi lokal juga mulai terlihat di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Timur. Peningkatan ini membuat pemerintah setempat menetapkan wilayah tersebut masuk dalam zona merah Covid-19. Warga yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP) pun diminta mematuhi kewajiban untuk menjalani isolasi mandiri. (Baca juga: Pandemi Corona ANcam Terhambatnya Target Penurunan Angka Stunting)
PT Angkasa Pura II (Persero) membenarkan terjadi antrean calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan yang terletak di Terminal 2. Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga mengatakan, antrean itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan mulai terurai pukul 05.00 WIB. Penumpang yang antre tersebut memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00-08.00 WIB. Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink.
Febri berdalih, personel PT Angkasa Pura II telah berupaya mengatur antrean tersebut. Namun, calon penumpang yang datang di Terminal 2 Gate 4 sangat membeludak pagi kemarin. Atas kejadian ini, ke depan pihaknya menata jadwal keberangkatan penerbangan. Dia memastikan seluruh bandara PT Angkasa Pura II akan selalu beroperasi dengan merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18/2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. “Seluruh stakeholder akan melakukan evaluasi untuk menata jadwal penerbangan supaya tidak ada yang berdekatan,” ujar Febri dalam keterangan tertulisnya kemarin.
Seperti diketahui, pada masa pengecualian dalam pembatasan penerbangan ini, calon penumpang harus melakukan verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk bisa memproses check in. “Verifikasi dokumen dilakukan oleh personel gabungan dari sejumlah instansi yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ada di posko pemeriksaan,” jelas Febri.
Dokumen yang diverifikasi lain tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat bebas Covid-19, dan dokumen lainnya. (Baca juga: 80% Penumpang KRL Depok Bawa Surat Tugas dari Kantornya)
PT Angkasa Pura II (Persero) membenarkan terjadi antrean calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan yang terletak di Terminal 2. Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga mengatakan, antrean itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan mulai terurai pukul 05.00 WIB. Penumpang yang antre tersebut memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00-08.00 WIB. Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink.
Febri berdalih, personel PT Angkasa Pura II telah berupaya mengatur antrean tersebut. Namun, calon penumpang yang datang di Terminal 2 Gate 4 sangat membeludak pagi kemarin. Atas kejadian ini, ke depan pihaknya menata jadwal keberangkatan penerbangan. Dia memastikan seluruh bandara PT Angkasa Pura II akan selalu beroperasi dengan merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18/2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. “Seluruh stakeholder akan melakukan evaluasi untuk menata jadwal penerbangan supaya tidak ada yang berdekatan,” ujar Febri dalam keterangan tertulisnya kemarin.
Seperti diketahui, pada masa pengecualian dalam pembatasan penerbangan ini, calon penumpang harus melakukan verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk bisa memproses check in. “Verifikasi dokumen dilakukan oleh personel gabungan dari sejumlah instansi yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ada di posko pemeriksaan,” jelas Febri.
Dokumen yang diverifikasi lain tiket penerbangan, surat keterangan dinas, surat bebas Covid-19, dan dokumen lainnya. (Baca juga: 80% Penumpang KRL Depok Bawa Surat Tugas dari Kantornya)
Lihat Juga :