alexametrics

Pasca Pandemi Corona, DPR Usulkan 2021 Fokus Pemulihan Ekonomi melalui UMKM

loading...
Pasca Pandemi Corona, DPR Usulkan 2021 Fokus Pemulihan Ekonomi melalui UMKM
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Kamrussamad. Foto: Ist
A+ A-
JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan, tahun 2021 pemulihan ekonomi nasional wajib difokuskan pada sektor UMKM dan sektor informal lainnya.

“Alokasi pembiayaan modal kerja dengan skema bunga 0 persen,” ujarnya, belum lama ini. (Baca juga: Rakyat Lagi Terhimpit, BPJS Malah Naik)

Terlebih, berdasarkan paparan pemerintah dalam Postur Makro Fiskal 2021, investasi menuju posisi terpuruk antara 0,1-0,4. Kondisi ini memengaruhi pendapatan negara terkoreksi, sementara beban belanja negara meningkat.



Berdasarkan asumsi Makro 2021 dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 4,5-5,5 persen dan inflasi 2,0-4,0 kemudian nilai tukar rupiah Rp14.900 serta harga minyak mentah 40-50 USD/barrel.

Kondisi ini dinilai terlalu optimistis karena kontraksi ekonomi akibat Covid-19 masih terus berlangsung dan kita belum bisa memastikan krisis kesehatan akan berhenti di kuartal ketiga atau keempat 2020. (Baca juga: Siapkan UKM Naik Kelas Pasca Corona, Ganjar Gandeng e-Commerce Nasional)

“Semua tergantung konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan dan kesadaran masyarakat dalam mematuhi kebijakan pemerintah,” kata Kamrussamad.

Jika asumsi pertumbuhan ekonomi 4,5-5,5 persen tahun 2021, dia menilai Indonesia mengalami kegentingan yang memaksa. Hal ini bertolak belakang dengan Perppu No 1/2020 memberikan waktu tiga tahun pelebaran defisit tanpa batas maksimal.

“Artinya ada ketidaksinkronisasi antara roadmap kebijakan regulasi pemerintah melalui Perppu 1/20 dikeluarkan dengan dasar situasi kegentingan yang memaksa dengan paparan Menteri Keuangan dalam kerangka asumsi makro dan kebijakan tahun 2021 yang seolah-olah 2021 semua sudah normal, itu tercermin dari proyeksi pendapatan negara 9,90-11,00 persen dari PDB,” bebernya.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak