Prabowo Tegur Pejabat karena Banyak Sekolah Rusak: Jangan Korupsi dengan Segala Akal
Jum'at, 02 Mei 2025 - 18:53 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menegur para pejabat yang bertanggung jawab di sektor pendidikan dalam pidato peringatan Hari Pendidikan Nasional di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jumat (2/5/2025). Foto: Binti Mufarida
A
A
A
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menegur para pejabat yang bertanggung jawab di sektor pendidikan dalam pidato peringatan Hari Pendidikan Nasional di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jumat (2/5/2025). Dia menekankan pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam mengelola anggaran pendidikan yang nilainya besar, namun belum sepenuhnya berdampak nyata di lapangan.
“Mari kita waspada, mari kita jujur kepada diri kita sendiri, apakah anggaran pendidikan yang begitu besar sudah bertahun-tahun, apakah sampai kepada alamat yang dituju?” ujar Prabowo.
Baca juga: Hardiknas 2025, Prabowo: Pendidikan Jalan Menentukan Kebangkitan Negara
Dia menyoroti masih banyaknya sekolah dengan fasilitas yang sangat minim, padahal anggaran pendidikan telah dialokasikan secara signifikan dalam APBN. Dia bahkan menyebut langsung kondisi yang tidak masuk akal ditemukan di sejumlah sekolah.
“Bagaimana bisa suatu sekolah toiletnya hanya satu? Bagaimana bisa?” kata Prabowo.
Meski pemerintah pusat sudah menetapkan anggaran hampir Rp17 triliun untuk perbaikan sekolah, jumlah itu baru bisa mencakup sekitar 11.000 sekolah atau jauh dari total 330.000 sekolah yang ada di seluruh Indonesia.
Karena itu, dia menyerukan tanggung jawab semua pihak, terutama pemerintah daerah untuk memastikan dana benar-benar digunakan untuk memperbaiki fasilitas pendidikan.
“Mari kita waspada, mari kita jujur kepada diri kita sendiri, apakah anggaran pendidikan yang begitu besar sudah bertahun-tahun, apakah sampai kepada alamat yang dituju?” ujar Prabowo.
Baca juga: Hardiknas 2025, Prabowo: Pendidikan Jalan Menentukan Kebangkitan Negara
Dia menyoroti masih banyaknya sekolah dengan fasilitas yang sangat minim, padahal anggaran pendidikan telah dialokasikan secara signifikan dalam APBN. Dia bahkan menyebut langsung kondisi yang tidak masuk akal ditemukan di sejumlah sekolah.
“Bagaimana bisa suatu sekolah toiletnya hanya satu? Bagaimana bisa?” kata Prabowo.
Meski pemerintah pusat sudah menetapkan anggaran hampir Rp17 triliun untuk perbaikan sekolah, jumlah itu baru bisa mencakup sekitar 11.000 sekolah atau jauh dari total 330.000 sekolah yang ada di seluruh Indonesia.
Karena itu, dia menyerukan tanggung jawab semua pihak, terutama pemerintah daerah untuk memastikan dana benar-benar digunakan untuk memperbaiki fasilitas pendidikan.
Lihat Juga :