Kasus Covid-19 Meledak, Kegiatan di Jawa-Bali Dibatasi

Kamis, 07 Januari 2021 - 07:13 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Meledak,...
ilustrasi. dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Pemerintah akhirnya melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi membendung penyebarluasan Covid-19. Kali ini pembatasan dilakukan secara masif di seluruh Jawa dan Bali mengingat seluruh provinsi tersebut mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang cukup memprihatinkan.

Keputusan PSBB di Jawa-Bali tersebut diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai rapat terbatas di Istana Negara Jakarta, kemarin. Selain ada lonjakan kasus Covid-19, kebijakan tersebut untuk merespons tingginya keterisian tempat tidur di rumah sakit (RS) dan sejumlah kriteria lain.

Airlangga menjelaskan, pembatasan ini bukan pelarangan, tapi pembatasan kegiatan. “Karena itu, pemerintah membuat kriteria terkait pembatasan kegiatan masyarakat. Ini juga sesuai undang-undang yang telah dilengkapi dengan PP Nomor 21/2020, di mana mekanisme pembatasan tersebut,” katanya kemarin.

Pembatasan akan dilakukan pada 11 hingga 25 Januari 2021. Selama periode tersebut pemerintah akan melakukan pengawasan ketat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, termasuk meningkatkan operasi yustisi yang dilakukan satpol PP, kepolisian, dan unsur TNI.

Sebagai informasi, kriteria-kriteria pembatasan kegiatan antara lain tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional atau 3%; tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional, yaitu di bawah 82%; tingkat kasus aktif di bawah rata-rata tingkat kasus aktif nasional, yaitu sekitar 14%, dan tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) untuk ICU dan isolasi yang di atas 70%.

Kasus positif Covid-19 di Tanah Air kemarin bahkan mencetak rekor tertinggi. Berdasarkan data teranyar, pada 6 Januari 2021 terjadi penambahan 8.854 kasus sehingga akumulasi sebanyak 788.402 orang. Penambahan hari ini merupakan rekor tertinggi, melampau rekor 3 Desember 2020 yang mencapai 8.369 kasus.

Adapun daerah penyumbang tertinggi pertama yakni DKI Jakarta dengan 2.402 kasus, Jawa Barat 1.470 kasus dan Jawa Tengah 1.023 kasus. Akibat ledakan kasus Covid-19 belakangan ini, BOR di wilayah tersebut pun mengalami lonjakan. Berdasar laporan, BOR DKI Jakarta di atas 70%, BOR Banten (di atas 70%), BOR Jabar (di atas 70%). BOR Jateng (lebih dari 70%), BOR DIY (di atas 70%) dan BOR Jatim (di atas 70%). “Nah, penerapan pembatasan secara terbatas tersebut dilakukan di Provinsi Jawa-Bali karena di seluruh provinsi di kedua pulau tersebut memenuhi salah satu dari empat parameter yang ditetapkan,” papar Airlangga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Cerita Hercules Antarkan...
Cerita Hercules Antarkan Prabowo Masuk Istana dan Ditawari Tinggal di Hambalang
Kilas Balik Perjalanan...
Kilas Balik Perjalanan Politik Prabowo Diputar di Istana, Termasuk saat Bersama Megawati di Pilpres 2009
Prabowo: 70% Energi...
Prabowo: 70% Energi Asia Timur dan Perdagangan Dunia lewat Laut Indonesia
Prabowo Beri Taklimat...
Prabowo Beri Taklimat di Istana: 1,5 Tahun Kita Buktikan Pemerintah Andal
Ragam Menu Khas Nusantara...
Ragam Menu Khas Nusantara di Open House Istana, Ada Opor hingga Empal Gentong
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Berita Terkini
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved