Pinangki Ditanyai Jaringan Andi Irfan, Majelis Hakim Singgung Nasdem

Rabu, 06 Januari 2021 - 22:01 WIB
loading...
Pinangki Ditanyai Jaringan...
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat mencecar terdakwa Pinangki Sirna Malasari soal kedekatan dengan Andi Irfan Jaya. FOTO/SINDOnews/RAKA DWI NOVIANTO
A A A
JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat mencecar terdakwa Pinangki Sirna Malasari soal kedekatan dengan Andi Irfan Jaya. Hal tersebut dikonfirmasi Majelis Hakim, karena Pinangki sebut Andi Irfan miliki jaringan untuk bisa dimanfaatkan oleh Djoko Tjandra.

"Irfan saudara bawa ke Djoko Tjandra sebagai apa?," tanya Hakim Iganisius Eko Purwanto dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021).

"Mohon izin yang mulia, jadi antara tanggal 20 sampai dengan 25 saya menceritakan kepada Irfan bahwa ada Djoko Tjandra dan Anita. Kemudian Irfan bilang, bahwa dia bisa bantu dengan jaringan dia," jawab Pinangki. (Baca juga: Djoko Tjandra Ternyata Sempat Ingin Menyerahkan Diri, Ini Alasannya )

Pinangki pun memastikan bahwa Andi Irfan dapat membantu Djoko Tjandra melalui jaringan yang dimilikinya. Hakim Eko pun menanyakan jaringan yang dimaksud, namun Pinangki berkelit.

"Saya kurang paham (jaringan itu) yang mulia. Siapanya atau bagaimana saya kurang paham. Tapi dia mengatakan iya bisa gitu saja," kata Pinangki.

Lantas Hakim Eko pun terheran-heran, Pinangki bisa dengan yakin mengenalkan Andi Irfan kepada Djoko Tjandra.

"Logikanya nggak mungkin saudara mengajak Irfan ke Djoko Tjandra, jauh-jauh dari Indonesia untuk ke Kuala Lumpur tanpa memahami kualitas dan jaringan Irfan? Saudara menawarkan Anita karena dia advokad, saudara kemudian mengajak Irfan kerena dia bisa bantu karena punya jaringan, logikanya gak mungkin kalau saudara gak tahu paham? Jujur saja saya ingatkan itu. Jaringan apa," kata Hakim Eko. (Baca juga: Pinangki Akui Beritahu Jaksa Eksekutor Keberadaan Djoko Tjandra di Malaysia )

"Jadi temannya banyak, begitu yang mulai," jawab Pinangki.

Hakim Eko tetap menanyakan jaringan Andi Irfan, lagi-lagi Pinangki berkelit malah melempar jawaban ke Djoko Tjandra yang tahu segalanya tentang Andi Irfan.

"Tidak masuk akal jawaban saudara. Tanpa mengetahui jaringan Irfan bagaimana, saudara mengajak Irfan ke sana untuk dipertemukan dengan Djoko Tjandra, dan diberikan kepercayaan untuk mengurus atau membantu kesulitannya Djoko Tjandra. Ga mungkin. Jaringannya Irfan tuh ke mana, ke mana saja?," kata Hakim.

"Waktu itu terkait Djoko Tjandra dia tidak mengatakan secara spesifik siapa saja yang dia kenal yang mulia. Jadi saya serahkan ke pada Pak Djoko," elak Pinangki.



Jawaban Pinangki pun dianggap tidak jelas, hakim pun menanyakan kembali apakah jaringan Andi Irfan dari pihak Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung atau pun DPR. Namun tetap, Pinangki mengelak bahwa dirinya tidak mengetahui latar belakang Andi Irfan.

"Apakah karena Irfan punya latar belakang politisi Nasdem?," tanya hakim penasaran. "Saya juga kurang paham yang mulia," jawab Pinangki.

"Di persidangan ini harus jelas. Tapi lucu juga kalau saudara gak paham. Tapi kemudian membawa Irfan untuk dipercaya berurusan dengan Djoko Tjandra. Terus terang majelis bisa memahami saudara membawa Anita karena dia advokat, untuk membantu urusan Djoko Tjandra dalam bidang hukum. Nah sekarang Irfan ini dibawa dalam rangka apa. Jaringan ini dengan apa?," tanya hakim kembali.

"Ya bahasannya waktu itu dia hanya mengatakan bisa dengan akses saya dan jaringan saya. Saya sampaikan ke Pak Djoko dan Pak Djoko waku itu belum mengiyakan, kemudian sehari setelahnya dia mengatakan oke bawa saja ke sini," kata Pinangki.

Dalam perdebatan yang panjang itu, Pinangki tetap saja bungkam tidak mau memberitahu majelis hakim latar belakang Andi Irfan dan jaringannya yang bisa membantu Djoko Tjandra.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Ketua Komisi XIII...
Momen Ketua Komisi XIII DPR Singgung Isu Merger Gerindra-Nasdem
Tegaskan Komitmen Nasdem...
Tegaskan Komitmen Nasdem Dukung RUU PPRT, Sahroni: Bismillah, Kita Sahkan Tahun Ini
Buka Puasa Bersama Anak...
Buka Puasa Bersama Anak Yatim, NasDem Teguhkan Spirit Kebangsaan dan Solidaritas
Sahroni Kembali Jadi...
Sahroni Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR: Mudah-mudahan Saya Menjadi Lebih Baik
Ahmad Sahroni Kembali...
Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI
Urusan Dukungan Pilpres...
Urusan Dukungan Pilpres 2029, Nasdem Akan Bicarakan di Internal
Ribuan Kader Meriahkan...
Ribuan Kader Meriahkan Funwalk HUT-14 NasDem: Satu Semangat Perubahan
HUT ke-14, Nasdem Bakti...
HUT ke-14, Nasdem Bakti Sosial di Panti Sosial Cipayung Jaktim
Daftar Mobil Sahroni...
Daftar Mobil Sahroni yang Dirusak Massa di Rumahnya, dari Lexus, Porsche, hingga Mustang
Rekomendasi
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Berita Terkini
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Infografis
China Dituding Pasang...
China Dituding Pasang Malware di Jaringan Komunikasi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved