DPR Minta BPOM Segera Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac
Selasa, 05 Januari 2021 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
“Jangan sampai vaksin yang digunakan untuk masyarakat ada yang rusak atau berubah kualitasnya. Selain aman dari segi distribusi juga aman waktu penyimpanannya. Sehingga vaksinasi memberikan dampak yang signifikan untuk mencegah covid-19,” ujarnya.
Selain itu, Yahya meminta pemerintah melakukan sosialisasi secara intensif dan massif dengan menggunakan berbagai platform media serta melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Karena masih ada sekitar 30 persen masyarakat yang ragu dan menolak untuk menerima vaksinasi.
"Kami dari Komisi IX DPR RI akan terus mengawasi dengan cermat proses pengadaan vaksin serta pelaksanaan vaksinasi agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran sehingga bisa mencegah penularan virus Covid-19. Apalagi hal tersebut membutuhkan anggaran sampai ratusan triliun rupiah," ujar legislator dari Dapil Jawa Timur VIII itu.
Sekadar diketahui, pemerintah telah mendistribusikan Vaksin Sinovac melalui Biofarma ke 34 Proviinsi dengan cold chain 2-8 derajat celcius. Pemerintah juga sudah menyiapkan tenaga kesehatan sebagai vaksinator, alat kesehatan yang dibutuhkan serta rumah sakit dan puskesman sebagai tempat vaksinasi.
Selain itu, Yahya meminta pemerintah melakukan sosialisasi secara intensif dan massif dengan menggunakan berbagai platform media serta melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Karena masih ada sekitar 30 persen masyarakat yang ragu dan menolak untuk menerima vaksinasi.
"Kami dari Komisi IX DPR RI akan terus mengawasi dengan cermat proses pengadaan vaksin serta pelaksanaan vaksinasi agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran sehingga bisa mencegah penularan virus Covid-19. Apalagi hal tersebut membutuhkan anggaran sampai ratusan triliun rupiah," ujar legislator dari Dapil Jawa Timur VIII itu.
Sekadar diketahui, pemerintah telah mendistribusikan Vaksin Sinovac melalui Biofarma ke 34 Proviinsi dengan cold chain 2-8 derajat celcius. Pemerintah juga sudah menyiapkan tenaga kesehatan sebagai vaksinator, alat kesehatan yang dibutuhkan serta rumah sakit dan puskesman sebagai tempat vaksinasi.
(maf)
Lihat Juga :