Temuan Drone Bawah Laut Sudah Tiga Kali, Perlu Perhatian Serius

Selasa, 05 Januari 2021 - 08:50 WIB
loading...
Temuan Drone Bawah Laut...
Indonesia disarankan untuk ke PBB atas kerapnya drone asing memasuki wilayah Indonesia. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peneliti ROOTS Research and Operations on Technology & Society (ROOTS) Riefqi Muna menilai temuan pesawat tanpa awak atau drone bawah laut tidak bisa dianggap remeh. Mengingat sudah terjadi tiga kali dalam beberapa tahun terakhir, kejadian ini perlu mendapatkan perhatian serius.

"Sebagai negara maritim yang strategis di tengah Indo-Pasifik, maka tindakan tersebut dapat bermakna secara geopolitik dan sensitif bagi dinamika keamanan dalam negeri Indonesia, dan dapat berdampak bagi keamanan nasional Indonesia, maupun hubungan diplomasi di kawasan yang sedang mudah memanas," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (5/1/2021).

(Baca: Tidak Hanya China, Ini Negara yang Mengembangkan Drone Bawah Laut)

Dia melanjutkan, penjelasan TNI-AL menyatakan bahwa benda tersebut bukan drone, melainkan seaglider. Namun terlepas dari apakah benda tersebut jenis seaglider maupun drone bawah laut lainnya, yang perlu diperhatikan adalah terjadinya intrusi oleh asing atas wilayah kedaulatan negara Indonesia.

Menurut dia, intrusi tersebut menggunakan teknologi modern bawah laut untuk mendapatkan berbagai infomasi sesuai yang diprogramkan oleh user-nya. "Artinya adanya sebuah kegiatan pengumpulan data intelijen, baik untuk tujuan militer maupun tujuan lainnya," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
Laksdya TNI Hersan,...
Laksdya TNI Hersan, Mantan Ajudan Jokowi Berpeluang Besar Jadi KSAL
Mayjen Y Rudi Sulistyanto...
Mayjen Y Rudi Sulistyanto Dinilai Layak Jabat Pangkormar
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Siswa SMP di Gresik...
Siswa SMP di Gresik Diduga Tertembak Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Operasinya Sempat Tertunda
Rekomendasi
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Drone Zala Lancet Rusia...
Drone Zala Lancet Rusia Sudah Menghancurkan 698 Target Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved