Angin Segar Amerika Serikat di Asia?

Senin, 04 Januari 2021 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Dinamika Asia
Asia merupakan medan perebutan pengaruh bagi kekuatan-kekuatan global dunia, khususnya AS. Selain telah menjadi “musuh” dalam Perang Dagang selama empat tahun terakhir, China sebagai kekuatan regional semakin menantang kepemimpinan AS dan telah menyajikan berbagai institusi/rezim bagi negara-negara di kawasan, bahkan dalam lingkup global. Untuk menyebut beberapa institusi yang diinisiasi China, antara lain Belt and Road Initiative (BRI), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Ketiganya jelas telah berhasil merebut narasi dan secara de facto China memimpin beberapa langkah di depan secara ekonomi terlepas dari beberapa kritik bahwa langkah China tersebut merupakan jebakan utang baru.

Langkah mundur empat tahun lalu jelas tidak akan dilanjutkan lagi oleh Biden dalam memimpin AS. Dapat dibayangkan AS akan mendorongkan ide lama yang ditinggalkan Trump, yaitu Trans-Pacific Partnership (TPP) yang sebenarnya akan lebih rigid bagi negara-negara anggota, termasuk negara Asia Tenggara, bila memutuskan bergabung. Untuk mengejar defisit itu, AS harus kembali dan lebih aktif di Asia.

Dengan asumsi lanskap seperti di atas menjadi pilihan kebijakan AS di bawah Biden, Asia diperkirakan akan semakin panas dan dinamis. Bagi ASEAN dan Indonesia sekaligus, mereka bisa memainkan peran yang lebih strategis melalui implementasi Pandangan ASEAN terhadap Konsep Indo-Pasifik. Dengan menempatkan sentralitas ASEAN, diharapkan hal itu dapat “meredam” tensi antara AS dan China di kawasan ini, sementara di sisi lain berusaha tetap mendapatkan manfaat dari institusi yang telah ada dan kehadiran AS kembali.

Dari sisi ekonomi akan menjadi pertarungan penting. Akankah negara anggota ASEAN termasuk Indonesia bisa memanfaatkannya dengan peningkatan ekspor produk unggulannya ke AS? Bagi Indonesia, akan menjadi sebuah seni diplomasi yang luar biasa cerdas bila Indonesia bisa meyakinkan AS untuk membuka pasarnya lebih lebar tanpa ada ikatan persyaratan bahwa kita harus menjauh dari China yang beberapa tahun belakangan ini getol sekali merangkul kita dengan iming-iming manfaat kepada kita.

ReshuffleKabinet Indonesia Maju terakhir khususnya tim ekonomi membersitkan harapan yang lebih cerah. Indonesia akan semakin lincah menyesuaikan haluan Phinisi Nusantara ekonomi Indonesia dalam mengarungi Samudra Hindia dan Pasifik. Sinergi antara Menteri Perdagangan yang baru M Luthfi yang sebelumnya menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk AS dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang sukses menyelesaikan berbagai investasi mangkrak dan berhasil mengundang investor baru selama 2020 lalu serta orkestrasi diplomasi bisnis internasional Kementerian Luar Negeri layak kita tunggu untuk menangkap angin segar AS di Asia.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Mohamed Salah Cedera,...
Mohamed Salah Cedera, Mesir Deg-degan Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved