Biofarma: Vaksin COVID-19 Baru Akan Digunakan Setelah Disetujui BPOM

Minggu, 03 Januari 2021 - 16:04 WIB
loading...
Biofarma: Vaksin COVID-19...
Petugas melakukan bongkar muat kontainer vaksin Sinovac saat tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (31/12/2020). FOTO/SINDOnews/YORRI FARLI
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Biofarma Bambang Herianto mengatakan, vaksin COVID-19 tahap II dari Sinovac sebanyak 1,8 juta dosis dalam bentuk produk jadi kemasan file dosis tunggal telah datang di Indonesia pada Kamis, 30 Desember lalu dan telah diterima pula oleh Biofarma.

"Maka, jumlah vaksin COVID-19 dari Sinovac yang sudah diterima oleh Indonesia total sebanyak 3 juta dosis," katanya pada wartawan, Minggu (3/1/2021).

Menurutnya, semua vaksin tersebut disimpan di tempat penyimpanan khusus di fasilitas Biofarma dengan subu sesuai persyaratan dan spesifikasi vaksin, yang mana suhunya pun tetap dijaga di kisaran 2-8 derajat Celcius. Vaksin itu juga telah dilakukan serangkaian pengujian mutu oleh PT Biofarma dan BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) dalam rangka menjaga kualitas dan keamanan produk vaksin agar terjamin proses produksi hingga saat didistribuskan nanti. (Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Dilakukan Selama 15 Bulan )

"Vaksin hanya akan digunakan untuk program vaksinasi setelah ada persetujuan penggunaan darurat yang dikeluarkan oleh Badan POM dan bukan sebagai vaksin untuk uji klinis," tuturnya.

Dia menegaskan, pemberitaan tentang vaksin COVID-19 yang bakal digunakan merupakan vaksin uji klinis atau Only For Clinical Trial sebagaimana tertulis pada kemasan vaksin, itu tidaklah benar. Adapun vaksin yang saat ini sudah ada di Biofarma dan bakal digunakan untuk program vaksinasi dipastikan telah mendapatkan izin penggunaan dahulu oleh BPOM.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
BPOM Terbitkan Izin...
BPOM Terbitkan Izin Edar Obat Deteksi Dini Kanker yang Dikembangkan Bio Farma
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Berita Terkini
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Infografis
Cara Efektif Mencegah...
Cara Efektif Mencegah Kolesterol Naik setelah Pesta Tahun Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved