Capres 2024 Ganjar Pranowo Kian Tak Terbendung, Publik Inginkan Sosok Baru
Kamis, 31 Desember 2020 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Perdana ke Danau Toba, Sandiaga Uno Gunakan Teknologi untuk Pikat Wisatawan )
![Capres 2024 Ganjar Pranowo Kian Tak Terbendung, Publik Inginkan Sosok Baru]()
Faktor lain yang membuat nama Ganjar sejauh ini konsisten di uturan teratas sejumlah hasil survei, kata Ujang, bisa jadi Ganjar secara politik memang sudah berjalan jauh-jauh hari dalam konteks melakukan pencitraan sedangkan calon-calon lain belum. "Itu juga akan berpengaruh karena pilpres itu bagaikan lari maraton, ada yang sudah start, ada yang belum, ada yang jalannya lambat, ada yang langsung lari kencang. Ada yang berhenti dulu, kemudian habis itu lari lagi, kemudian mencapai finish. Ini baru step awal dalam konteks pencapresan," tuturnya. (Baca juga: Survei Capres 2024 SMRC, Bye...bye... Prabowo)
Ujang melihat, sebenarnya ketika melihat sejarah politik Ganjar, ada persoalan ketika namanya dikait-kaitkan dengan dugaan korupsi proyek e-KTP. "Nah in juga kan menjadi persoalan sebenarnya. Jadi kalau publik itu melihatnya ringan-ringan saja, ingin melihat sosok baru di luar tokoh-tokoh mainstream sebelumnya," tandasnya.
(Baca juga : Pevoli Bahenol Ini Tidak Ingin Dikecewakan pada 2021 )
Dikatakan Ujang, dalam beberapa waktu ke depan, survei politik masih akan terus terjadi dinamika. Apalagi, dalam menghadapi pilpres, pasti ada operasi-operasi khusus baik operasi yang dilakukan calon itu sendiri maupun yang dilakukan lawan politik. "Dan Ganjar ini belum kena operasi yang dilakukan lawan politik. Ini bisa jadi nanti di tengah jalan atau di ujung pencapresan itu dimainkan lawan politik sehingga bisa jadi di ujung nanti misalkan surveinya stagnan atau surveinya turun," katanya.

Faktor lain yang membuat nama Ganjar sejauh ini konsisten di uturan teratas sejumlah hasil survei, kata Ujang, bisa jadi Ganjar secara politik memang sudah berjalan jauh-jauh hari dalam konteks melakukan pencitraan sedangkan calon-calon lain belum. "Itu juga akan berpengaruh karena pilpres itu bagaikan lari maraton, ada yang sudah start, ada yang belum, ada yang jalannya lambat, ada yang langsung lari kencang. Ada yang berhenti dulu, kemudian habis itu lari lagi, kemudian mencapai finish. Ini baru step awal dalam konteks pencapresan," tuturnya. (Baca juga: Survei Capres 2024 SMRC, Bye...bye... Prabowo)
Ujang melihat, sebenarnya ketika melihat sejarah politik Ganjar, ada persoalan ketika namanya dikait-kaitkan dengan dugaan korupsi proyek e-KTP. "Nah in juga kan menjadi persoalan sebenarnya. Jadi kalau publik itu melihatnya ringan-ringan saja, ingin melihat sosok baru di luar tokoh-tokoh mainstream sebelumnya," tandasnya.
(Baca juga : Pevoli Bahenol Ini Tidak Ingin Dikecewakan pada 2021 )
Dikatakan Ujang, dalam beberapa waktu ke depan, survei politik masih akan terus terjadi dinamika. Apalagi, dalam menghadapi pilpres, pasti ada operasi-operasi khusus baik operasi yang dilakukan calon itu sendiri maupun yang dilakukan lawan politik. "Dan Ganjar ini belum kena operasi yang dilakukan lawan politik. Ini bisa jadi nanti di tengah jalan atau di ujung pencapresan itu dimainkan lawan politik sehingga bisa jadi di ujung nanti misalkan surveinya stagnan atau surveinya turun," katanya.
Lihat Juga :