Bubarkan FPI, Pemerintah Diminta Perjelas Kesalahan-kesalahannya

Rabu, 30 Desember 2020 - 13:50 WIB
loading...
Bubarkan FPI, Pemerintah...
Pemerintah diminta lebih memperjelas apa saja kesalahan FPI sehingga mesti dibubarkan. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Keputusan pemerintahan membubarkan Front Pembela Islam (FPI) seketika menjadi perbincangan publik. Melalui konferensi pers yang dipimpin Menkopolhukam Mahfud MD pemerintah resmi melarang semua aktivitas dan kegiatan FPI.

(Baca juga : Elektabilitas Prabowo Turun, Pengamat: Arah Angin Berpihak ke Kepala Daerah )

Menanggapi hal ini, Pengamat Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menganggap, apa yang dilakukan pemerintah adalah konsekuensi logis bagi ormas yang dianggap telah menyimpang dari UU."Tetapi teknisnys (melarang anggota FPI) tidak mudah," kata Suparji saat dihubungi SINDOnews, Rabu (30/12/2020).

(Baca:Pemuda Muhammadiyah: Pembubaran FPI Memang Kewenangan Pemerintah)

Suparji menganggap, meski organisasi yang dibentuk Habib Rizieq Shihab ini dilarang, tapi tak serta merta para anggota dan pengikutnya berhenti melakukan kegiatan. Ia menduga, mereka bisa tetap menggunakan nama organisasi yang berbeda, tapi dengan pola perjuangan yang sama.

(Baca juga : Indonesia Dilanda Gempa 6.000 Kali per Tahun, BMKG: Waspadai Potensi Tsunami )

Maka menurut Suparji, yang lebih penting sekarang adalah meluruskan kesalahan orang-orang yang tergabung dalam FPI agar pembubaran ini bisa diterima semua pihak."(Tugas pemerintah) harus diperjelas kesalahan-kesalahannya (FPI) sehingga jelas tindakannya ke depan," ujar dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Khawatir Pola...
Pengamat Khawatir Pola FPI Demo Konser Musik Terulang jika AMIN Menang
Fachrul Razi Ngaku Dicopot...
Fachrul Razi Ngaku Dicopot dari Menag Karena Tak Mau Bubarkan FPI, Ini Kata Istana
Ikrar Setia NKRI, Munarman...
Ikrar Setia NKRI, Munarman Bebas dari Lapas Salemba 27 April 2024
Berstatus Tahanan Kota,...
Berstatus Tahanan Kota, Habib Rizieq: Tak Kurangi Semangat Selamatkan Indonesia
PA 212 Temui Habib Rizieq:...
PA 212 Temui Habib Rizieq: Beliau Minta Terus Gaungkan Revolusi Akhlak
Habib Rizieq Baru Bebas...
Habib Rizieq Baru Bebas Murni Setahun Lagi
Potret Cantik Syarifah...
Potret Cantik Syarifah Mona Hasina Alaydrus Istri Baru Habib Rizieq
Sah! Habib Rizieq Resmi...
Sah! Habib Rizieq Resmi Menikah dengan Mona Hasinah Alaydrus, Keponakan Almarhumah Istri
Kabar Duka, Istri Habib...
Kabar Duka, Istri Habib Rizieq Shihab Meninggal Dunia
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved