Kasus Aktif Covid-19 Naik Kian Cepat, Satgas: Jika Terus Berlangsung, Masyarakat Gali Kubur Sendiri
Kamis, 24 Desember 2020 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Wiku mengatakan bahwa dalam setiap kenaikan kasus aktif selalu diiringi oleh kenaikan persentase daerah yang tidak patuh protokol kesehatan. Selain itu juga selalu berawal event libur panjang.
Kemudian, meskipun testing mingguan meningkat namun tidak dibarengi dengan penurunan kasus aktif . Padahal seharusnya meskipun testing meningkat angka kasus aktif harus terus menurun. "Saat ini kondisi yang kita hadapi adalah masih tingginya laju penularan. Sehingga masih banyak kasus baru yang ditemukan dari setiap pemeriksaan. Ini adalah bukti masyarakat masih ceroboh sehingga mereka membahayakan diri sendiri dan orang lain di tengah pandemi yang belum berakhir ini. Jika keadaan ini terus berlangsung, ini seperti kondisi dimana masyarakat menggali kuburnya sendiri," tegasnya.
Lebih lanjut Wiku mengatakan, momentum libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dapat menjadi pembuktian bagi seluruh masyarakat untuk dapat belajar dari pengalaman buruk yang sudah terjadi pada masa libur panjang sebelumnya.
"Dengan mendukung upaya pemerintah dalam menekan laju kasus dan menurunkan angka kasus aktif. Mari kita menjadi kelompok masyarakat yang berperan dalam menyelamatkan diri sendiri dan orang terdekat yang kita cintai dengan memilih untuk tidak bepergian dan menghindari kerumunan," pungkasnya.
Kemudian, meskipun testing mingguan meningkat namun tidak dibarengi dengan penurunan kasus aktif . Padahal seharusnya meskipun testing meningkat angka kasus aktif harus terus menurun. "Saat ini kondisi yang kita hadapi adalah masih tingginya laju penularan. Sehingga masih banyak kasus baru yang ditemukan dari setiap pemeriksaan. Ini adalah bukti masyarakat masih ceroboh sehingga mereka membahayakan diri sendiri dan orang lain di tengah pandemi yang belum berakhir ini. Jika keadaan ini terus berlangsung, ini seperti kondisi dimana masyarakat menggali kuburnya sendiri," tegasnya.
Lebih lanjut Wiku mengatakan, momentum libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dapat menjadi pembuktian bagi seluruh masyarakat untuk dapat belajar dari pengalaman buruk yang sudah terjadi pada masa libur panjang sebelumnya.
"Dengan mendukung upaya pemerintah dalam menekan laju kasus dan menurunkan angka kasus aktif. Mari kita menjadi kelompok masyarakat yang berperan dalam menyelamatkan diri sendiri dan orang terdekat yang kita cintai dengan memilih untuk tidak bepergian dan menghindari kerumunan," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :