Reshuffle Kabinet, Risma Dinilai Penuhi Dua Kriteria Menteri
Selasa, 22 Desember 2020 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, katanya, untuk menyambut 2021 Jokowi perlu di-back-up para menteri yang memiliki visi kepemimpinan di saat krisis. “Mengingat tantangan 2021 nanti cukup berat, yakni penanganan Cpvid-19 dan juga resesi ekonomi,” ungkapnya.(Baca juga: Dua Momen yang Bikin Jokowi Selalu Ingat Tahun 2020 )
Bagi Hari, untuk menjadi leader di kementerian hanya mengurusi satu sektor saja dengan wilayah kewenangannya satu negara. Kondisi ini tentu bisa diatasi oleh Risma yang sudah teruji di Surabaya. “Kalau kepala daerah yang diurusi semua sektor, hanya wilayah kewenangannya satu provinsi atau kabupaten kota,” jelasnya.
Selanjutnya, katanya, model kepemimpinan pada akhirnya yang akan menentukan apakah orang tersebut mampu memimpin organisasi pemerintahan di level manapun. Ini menjadi tantangan bagi Risma untuk bisa mencurahkan fokusnya.(Baca juga: Ungkapan Menyentuh Fadli Zon di Hari Ibu: Hanya Bisa Genggam Tangannya )
Selain itu, Hari tak mau terlalu spekulatif kalau mengkaitkan posisi Risma di kementerian dengan agenda politik 2024. “Saya lebih suka melihat kondisi saat ini bahwa reshuffle sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi Jokowi, bahkan fardhu ain untuk dilakukan segera mungkin,” katanya.
Bagi Hari, untuk menjadi leader di kementerian hanya mengurusi satu sektor saja dengan wilayah kewenangannya satu negara. Kondisi ini tentu bisa diatasi oleh Risma yang sudah teruji di Surabaya. “Kalau kepala daerah yang diurusi semua sektor, hanya wilayah kewenangannya satu provinsi atau kabupaten kota,” jelasnya.
Selanjutnya, katanya, model kepemimpinan pada akhirnya yang akan menentukan apakah orang tersebut mampu memimpin organisasi pemerintahan di level manapun. Ini menjadi tantangan bagi Risma untuk bisa mencurahkan fokusnya.(Baca juga: Ungkapan Menyentuh Fadli Zon di Hari Ibu: Hanya Bisa Genggam Tangannya )
Selain itu, Hari tak mau terlalu spekulatif kalau mengkaitkan posisi Risma di kementerian dengan agenda politik 2024. “Saya lebih suka melihat kondisi saat ini bahwa reshuffle sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi Jokowi, bahkan fardhu ain untuk dilakukan segera mungkin,” katanya.
(dam)
Lihat Juga :