Periksa Mobil Laskar FPI dan Polda Metro Jaya, Komnas HAM Surati Kabareskrim

Minggu, 20 Desember 2020 - 20:53 WIB
loading...
Periksa Mobil Laskar...
Komnas HAM memberikan surat kepada Kabareskreskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo untuk memeriksa mobil milik laskar Front Pembela Islam (FPI) dan Polda Metro Jaya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan surat pemeriksaan kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskreskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menindaklanjuti kasus penembakan oleh polisi yang menyebabkan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) tewas pada, Senin, 7 Desember 2020 lalu.

Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, pemeriksaan itu untuk meminta keterangan terkait kendaraan dalam peristiwa penembakan tersebut. "Tim Penyelidikan Komnas HAM RI telah melayangkan surat kepada Kabareskrim Polri untuk dapat memperoleh keterangan terkait mobil dan berbagai informasi yang terdapatpada mobil tersebut," kata Anam saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (20/12/2020). (Baca juga: Mantan Wakil Kepala BIN Curiga Ada Misi Lain di Balik Penguntitan Habib Rizieq)

Dalam hal ini lanjut Anam, pihaknya akan memeriksa langsung mobil yang digunakan oleh Polda Metro Jaya saat melakukan pemantauan maupun mobil yang digunakan laskar FPI. "Permintaan keterangan ini dengan melihat dan memeriksa mobil secara langsung. Semoga pengambilan dan permintaan keterangan ini dapat dilakukan sesuai dengan jadwal," tuturnya. (Baca juga: Kunjungan ke Markas FPI Disoal, Kedubes Jerman Singgung Masalah HAM)

Kendati begitu kata Anam pihaknya belum bisa menyampaikan secara kapan pemeriksaan tersebut akan dilakukan. "Kalau udah pasti dikabari," tandasnya. (Baca juga: Kedubes Jerman Akui Diplomatnya Kunjungi Markas FPI, Ini Alasannya)

Sebelumnya, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan pihaknya terus mengumpulkan sejumlah informasi, saksi, dan bukti terkait peristiwa tersebut. Dalam proses investigasi, pihaknya telah mengumpulkan informasi dan bukti-bukti dari kedua pihak hingga masyarakat di sekitar lokasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Rekomendasi
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved