Gelar Muktamar Secara Daring, PPP Dapat Rekor Muri Indonesia

Minggu, 20 Desember 2020 - 00:22 WIB
loading...
Gelar Muktamar Secara...
Muktamar IX PPP mendapatkan penghargaan dari museum rekor dunia Indonesia, sebagai Muktamar partai politik secara daring dengan peserta terbanyak. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) mendapatkan penghargaan museum rekor dunia Indonesia, sebagai Muktamar partai politik secara daring dengan peserta terbanyak. Tercatak sebanyak 1.698 peserta yang hadir dalam muktamar IX PPP ini.

(Baca juga: Suharso Monoarfa Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PPP)

Piagam penghargaan ini diberikan langsung oleh Triyono selaku senior menager museum rekor Dunia Indonesia dan diterima oleh Ketua Umum Terpilih Suharso Monoarfa.

(Baca juga: Biar Lebih Fresh, PPP Disarankan Ganti Logo Partai)

Triyono menyampaikan, malam ini museum rekor Dunia Indonesia telah menjadi saksi pencatatan rekor baru yaitu muktamar partai politik secara daring dengan peserta terbanyak.

"Muri memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh PPP di dalam masa pandemi ini, PPP dapat membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk terus berkaraya, PPP telah melakukan terobosan baru dengan melakukan pertemuan Akbar secara daring terbanyak," ujarnya, Sabtu (19/12/2020).

(Baca juga : Negara-negara Termiskin Dapat Vaksin COVID-19 pada Semester Satu 2021 )

Sementara Ketua Umum terpilih Suharso Monoarfa mengatakan, dengan mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia, ini adalah bukti kalau PPP bukan partai masa lalu tapi partai masa depan.

"PPP membuktikan mampu beradaptasi dengan perkebangan teknologi, bisa memanfaatkan dengan baik teknologi informasi, ini bukti PPP telah menjelma menjadi partai yang bertransformasi dengan perkembangan zaman," ujar Menteri Bappenas ini.

(Baca juga : Jika Puan Capres, Tokoh-tokoh Ini yang Cocok Jadi Cawapresnya )

Diketahui Muktamar IX PPP dilaksanakan di 10 zona di seluruh provinsi di Indonesia, diantaranya; zona Medan, Padang, Palembang, Bogor, Tanggerang, Semarang, Surabaya, Samarinda, Makassar dan Manado.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Rekomendasi
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved