Munarman Blak-blakan tentang Tragedi KM 50 kepada Ahmad Dhani

Sabtu, 19 Desember 2020 - 20:51 WIB
loading...
A A A
Dhani kemudian bertanya, "Reka ulang seandainya pihak FPI bisa melakukan reka ulang, bisa nggak? Punya informasi nggak?"

"Punya," jawabnya. "Kita sudah kumpulkan saksi-saksi yang ada di KM 50. Dia sudah memberikan keterangan kepada Komnas HAM. Jangan lupa. Jadi kita cukup kuat informasi yang ada pada kita," kata Munarman.

Dhani kemudian bertanya, "Bang Munarman percaya pada Komnas HAM ya?" "Ini bukan soal percaya atau tidak percaya, tapi mekanisme hukumnya memang harus Komnas HAM karena kalau dia pelanggaran HAM berat atau pelanggaran HAM, itu kan domainnya Komnas HAM," jawab Munarman. (Baca juga: Kasus Habib Rizieq Ditangani Bareskrim, FPI: Mudah-mudahan Bersih dari Kepentingan Politik dan Jabatan)

"Mungkin nggak Komnas HAM diintervensi oleh kekuasaan?" tanya Dhani.

"Sekarang kita anggap ini (pelaku penembakan) kepolisian. Di kepolisian ini petugas yang tidak berseragam itu ada dua unit. Satuan Intelkam, sama Satuan Reserse. Kalau Intelkam dia betul-betul surveillance, pendekatannya saya tidak mendekati secara fisik, dan kedua melakukan pembicaraan atau penggalangan. Biasa kita dipanggil untuk bicara kan, apalagi dalam demo-demo. Kalau dai surveillance-nya oleh Satuan Reserse maka dia dalam rangka penegakan hukum. Kalau dalam rangka penegakan hukum, 'Saudara Ahmad Dhani kami minta untuk...' makanya kita masih menjadi misteri Ilahi," tutur Munarman.

(Baca juga : Di Muktamar PPP, Jokowi Minta Agar Medsos Diisi dengan Kesejukan )

"Jadi kita serba tidak jelas tujuannya apa, tapi tiba-tiba ini disebut petugas kepolisian. Sudah mulai penegakan hukum tak jelas dalam upaya mem-framing keenam syuhada ini yang melakukan penyerangan framing awalnya," sambungnya.

Dhani kemudian menegaskan, "Tapi kan tidak ada?"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arahan Prabowo pada...
Arahan Prabowo pada Anggota DPR Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani: Tak Boleh Flexing!
MKD DPR Ingatkan Ahmad...
MKD DPR Ingatkan Ahmad Dhani Bisa Dipecat jika Ulangi Kesalahan
Tok! MKD Putuskan Ahmad...
Tok! MKD Putuskan Ahmad Dhani Terbukti Langgar Kode Etik Anggota DPR
Fraksi Gerindra Tegur...
Fraksi Gerindra Tegur Ahmad Dhani Buntut Kasus Penghinaan Marga
MKD DPR Segera Panggil...
MKD DPR Segera Panggil Reyen Pono dan Ahmad Dhani Periksa Dugaan Penghinaan Marga
Usai Dilaporkan ke Bareskrim...
Usai Dilaporkan ke Bareskrim dan MKD, Ahmad Dhani Ngaku Salak Ketik Pono Jadi Porno
Ahmad Dhani Bongkar...
Ahmad Dhani Bongkar Pernah Ingin Cerai dari Mulan Jameela, Apa Alasannya?
Maia Estianty Tulis...
Maia Estianty Tulis Pesan Menyentil soal Iri Hati, Sindir Ahmad Dhani?
Jenguk Alyssa Daguise...
Jenguk Alyssa Daguise usai Melahirkan, Rizky Nazar Mengaku Ingin Cepat Nyusul
Rekomendasi
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved