Anies Unggah Foto Masa Kuliah di UGM, Warganet: Semoga Allah Angkat Bapak Jadi Presiden
Sabtu, 19 Desember 2020 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Bagi anak-anak kecil di masa itu, kata Anies, gedung-gedung baru itu arena bermain labirin yang tak habis dijejalahi. Hutan-hutan laboratorium yang tersebar di kampus dijadikan tempat main perang-perangan. "Habis menonton film November 1828, hutan itu jadi tempat perang-perangan gerilya anak-anak SD," katanya.
Di masa kecilnya, UGM adalah kampus yang terbuka dan bisa diakses semua. "Kampus itu milik rakyat. Kampus itu memang bukan milik satu orang, bukan milik kita, saat itu semua masih sadar bahwa lahan strategis itu, kampus sebesar itu adalah dari pemberian dan dari kemurahan hati seorang visioner, negarawan dan pengayom: Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono IX," cuitnya.
(Baca juga : PAN Berpeluang Gabung Pemerintah, Demokrat Agak Berat karena Terbentur PDIP )
Dikatakan Anies, masa kuliah menjadi pelengkap yang utama. Dia masuk Fakultas Ekonomi UGM angkatan 1989. Pembelajaran di ruang kuliah dan luar ruang kuliah menjadi pelajaran yang hikmahnya mengalir tanpa henti hingga sekarang. Pada masa kuliah inilah, gemblengan pengalaman membekas pada diri Anies hingga kini. Pergolakan ide tentang keterbukaan dan demokrasi dihadapkan dengan kondisi represif era Orde Baru.
"Kita bersyukur bahwa ambil rute repot, rute perjuangan, berada di sisi pendorong perubahan, bersama dalam angkatan mahasiswa yang berdiri tegak menyuarakan dan memperjuangkan perubahan. InsyaAllah, kita semua yang pernah merasakan pendidikan dari negara akan terus mendarmabaktikan ilmunya untuk Ibu Pertiwi...," katanya.
(Untuk mengisi survei calon Presiden 2024 pilihan Anda, silakan klik di sini )
Dia berharap UGM terus dan tetap menjadi kampus penumbuh kepedulian pada sesama, pada kenyataan di masyarakat, dan yang terdepan dalam pengembangan ilmu, serta yang mengembangkan semua potensi civitas akademika. "Selamat Dies Natalis Universitas Gadjah Mada," pungkasnya.
Di masa kecilnya, UGM adalah kampus yang terbuka dan bisa diakses semua. "Kampus itu milik rakyat. Kampus itu memang bukan milik satu orang, bukan milik kita, saat itu semua masih sadar bahwa lahan strategis itu, kampus sebesar itu adalah dari pemberian dan dari kemurahan hati seorang visioner, negarawan dan pengayom: Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono IX," cuitnya.
(Baca juga : PAN Berpeluang Gabung Pemerintah, Demokrat Agak Berat karena Terbentur PDIP )
Dikatakan Anies, masa kuliah menjadi pelengkap yang utama. Dia masuk Fakultas Ekonomi UGM angkatan 1989. Pembelajaran di ruang kuliah dan luar ruang kuliah menjadi pelajaran yang hikmahnya mengalir tanpa henti hingga sekarang. Pada masa kuliah inilah, gemblengan pengalaman membekas pada diri Anies hingga kini. Pergolakan ide tentang keterbukaan dan demokrasi dihadapkan dengan kondisi represif era Orde Baru.
"Kita bersyukur bahwa ambil rute repot, rute perjuangan, berada di sisi pendorong perubahan, bersama dalam angkatan mahasiswa yang berdiri tegak menyuarakan dan memperjuangkan perubahan. InsyaAllah, kita semua yang pernah merasakan pendidikan dari negara akan terus mendarmabaktikan ilmunya untuk Ibu Pertiwi...," katanya.
(Untuk mengisi survei calon Presiden 2024 pilihan Anda, silakan klik di sini )
Dia berharap UGM terus dan tetap menjadi kampus penumbuh kepedulian pada sesama, pada kenyataan di masyarakat, dan yang terdepan dalam pengembangan ilmu, serta yang mengembangkan semua potensi civitas akademika. "Selamat Dies Natalis Universitas Gadjah Mada," pungkasnya.
Lihat Juga :