PKS Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan Corona

Kamis, 17 Desember 2020 - 19:19 WIB
loading...
PKS Sebut Kolaborasi...
Sudah lebih dari 9 bulan pandemi Corona di Indonesia. Namun, kasusnya terus meningkat drastis beberapa kebijakan dan strategi sudah dikeluarkan pemerintah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sudah lebih dari 9 bulan pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Namun, kasusnya terus meningkat secara drastis beberapa kebijakan dan strategi sudah dikeluarkan demi mencegah penyebaran virus Corona. Termasuk meningkatkan kesadaran publik dalam mematuhi protokol kesehatan.

(Baca juga: Belasan Calon Bintara Polri Kena Covid-19, SPN Batua Gelar Pendidikan Daring)

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani mengatakan kunci keberhasilan pandemi tidak hanya dilakukan hanya pemerintah saja. Kuncinya yaitu kolaborasi bersama, termasuk peran masyarakat dalam menekan dan mencegah penyebaran Covid-19.

(Baca juga: Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Bupati Gowa Tegaskan Sekolah Masih Daring)

"Salah satu keberhasilan penanganan yaitu skenario kolaborasi penanganan secara optimal," ujar Netty dalam diskusi bedah Buku Putih Penanganan Covid-19 di Indonesia, Kamis (17/12/2020).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, ada dua faktor utama yang bisa menentukan keberhasilan penanganan pandemi yaitu tata kelola pemerintahan yang baik dan solidaritas masyarakat informasi.

Menurutnya, kehadiran buku tersebut bukan sekadar bacaan. Lebih dari itu, sebagai upaya PKS membantu mengatasi permasalahan pandemi melalui tawaran ide atau gagasan solusi yang bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekomendasi
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Berita Terkini
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved