Tekan Kasus TBC, Ini Sejumlah Langkah yang Dilakukan Bupati Garut
Minggu, 13 Desember 2020 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, lanjut Rudy, pihaknya juga membuat kebijakan anggaran yang bekerja sama dengan dinas kesehatan untuk memberikan perhatian dari sisi anggaran untuk menemukan, menjemput, dan mengobati para penderita TBC.
"Kami berencana memberikan rumah sakit rujukan paru, lalu kami juga bekerja sama dengan stakeholder lain, Yahintara, sebuah yayasan yang membantu kita memberikan rumah contoh yang layak huni. Yahintara melakukan rekonstruksi rumah layak seperti apa, lalu rumah singgah juga, lalu kalau ada masyarakat yang terkena TBC, apa yang kami lakukan dan sebagainya," ujarnya.
Langkah berikutnya adalah mengadakan kolaborasi dengan berbagai organisasi, salah satunya adalah Muhammadyah. "Mereka melakukan tracking, siapa saja yang terkena TBC, dan dilaporkan ke kami. Kami akan melakukan tindakan penyembuhan," kata Rudy.
Ia berharap, semua pihak bisa saling bekerja sama untuk mewujudkan eliminasi TBC 2030. "Semua ini tidak bisa jalan, kalau tidak ada kolaborasi, bukan hanya pemerintahan tapi juga masyarakat," katanya.
Merujuk pada Global Tuberculosis Report WHO 2019, Indonesia merupakan negara dengan beban TBC tertinggi ketiga di dunia, setelah India dan China. Pada 2018, diperkirakan ada 845.000 orang jatuh sakit dan 93.000 jiwa meninggal akibat TBC.
"Kami berencana memberikan rumah sakit rujukan paru, lalu kami juga bekerja sama dengan stakeholder lain, Yahintara, sebuah yayasan yang membantu kita memberikan rumah contoh yang layak huni. Yahintara melakukan rekonstruksi rumah layak seperti apa, lalu rumah singgah juga, lalu kalau ada masyarakat yang terkena TBC, apa yang kami lakukan dan sebagainya," ujarnya.
Langkah berikutnya adalah mengadakan kolaborasi dengan berbagai organisasi, salah satunya adalah Muhammadyah. "Mereka melakukan tracking, siapa saja yang terkena TBC, dan dilaporkan ke kami. Kami akan melakukan tindakan penyembuhan," kata Rudy.
Ia berharap, semua pihak bisa saling bekerja sama untuk mewujudkan eliminasi TBC 2030. "Semua ini tidak bisa jalan, kalau tidak ada kolaborasi, bukan hanya pemerintahan tapi juga masyarakat," katanya.
Merujuk pada Global Tuberculosis Report WHO 2019, Indonesia merupakan negara dengan beban TBC tertinggi ketiga di dunia, setelah India dan China. Pada 2018, diperkirakan ada 845.000 orang jatuh sakit dan 93.000 jiwa meninggal akibat TBC.
(ars)
Lihat Juga :