Saatnya Rakyat Bergandengan Tangan Mengusir Ideologi Radikaliame

Sabtu, 12 Desember 2020 - 08:07 WIB
loading...
A A A
Dalam pendekatan psikoanalisis, tingkah laku menyimpang yang dilakukan oleh kelompok-kelompok Radikal dapat dipengaruhi oleh berbagai gejala kejiwaan yang disebut sebagai reaksi terhadap kecemasan batin/psikologis(anxiety). Bentuk reaksi tersebut adalah: 1) undoing (pasif); 2)projection(proyeksi); 3) rationalization (rasionalisasi); 4) denial (penolakan); 5) identification (identifikasi); 6) displacement or sublimation (memindahkan); 7) fixation and regression (mantap dan menyurut). (Baca juga: Temukan Bukti Baru, Komnas HAM Bakal Panggil Keluarga Laskar FPI)

Akumulasi kegagalan dan kegelisahan yang tidak terpecahkan, merupakan suatu pemicu (triger) bagi seseorang untuk melakukan tindakan agresi. Perasaan sebagai orang tertekan serta diskriminasi sosial yang dialami memunculkan perasaan Merasa termarginalkan dan terasing dari masyarakat dan lingkungan tempat tinggal, sehingga cenderung timbul anti sosial, dan akhirnya pelarian ke arah yang salah dan masuk di perkumpulan perkumpulan pengajian atau apapun yang akhirnya membawa jauh kearah yang lebih extrime.

Oleh karena itu Radikalisme memberikan dampak destruktif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Serta menimbulkan kekacauan, teror dan merusak mental anak bangsa karena faham radikalisme selalu ingin merubah ideologi Negara. Kondisi yang demikian akan sangat merugikan karena akan berdampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

Oleh karena itu, Saat ini adalah saat yang tepat meskipun dalam kondisi Pandemi Covid 19, untuk seluruh Rakyat Indonesia bergandengan tangan bersama menyamakan Langkah dan merapatkan barisan untuk melawan dan kita Hilangkan Radikalisme di bumi Pertiwi yang kita cintai ini, jangan sampai, Istri atau Suami atau anak-anak kita terpapar Radikalisme, kita saling menjaga dan mengingatkan. Karena sekali saja kita terpapar Faham Radikalisme maka selamanya kita akan dapat mengalami gangguan kejiwaan atau gangguan tingkah laku yang sulit di obati.

Sudah saat nya saat ini kita berbuat untuk Bangsa Indonesia. Jangan menunggu tapi bergerak lah bersama, karena masa depan bangsa Indonesia terletak di tangan kita. Jangan kita di kelabui tindakan yang mencoreng nama baik agama karena sejatinya tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan dan pembunuhan. (Baca juga: Agar Tak Dicaplok Pengembang, Pemerinrah Cari Cara Mengunci Sawah)

Tidak ada satu pun agama yang mengajarkan ajaran yang menghina saudaranya sendiri, tidak ada agama di Indonesia yang mengajarkan untuk menggorok leher saudara nya sendiri. Jangan tertipu karena kelompok mereka berdalih ingin melakukan pemurnian (purifikasi) agama dengan memanfaatkan simbol-simbol agama. Tumpas Habis Radikalisme yang ada saat ini di bumi Pertiwi Indonesia. Jangan beri kesempatan sedikitpun mereka bergerak di Negeri tercinta ini. Ini Negeri damai untuk seluruh umat beragama di Dunia.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Rekomendasi
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved