KWI: Keberhasilan Pilkada Cermin Kepercayaan Publik pada Pemerintahan yang Efektif
Jum'at, 11 Desember 2020 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
“Oleh karena itu sudah sepantasnya bangsa Indonesia bersujud dan bersyukur sebagai bangsa yang dirahmati Tuhan karena telah mampu menjalani peristiwa yang sangat penting ini dengan selamat," ujarnya.
Ia juga berharap jika ada petugas yang terpapar COVID-19 dalam Pilkada kemarin segera mendapatkan perawatan sehingga bisa segera sembuh dan pulih.Sebelum Pilkada berlangsung, KWI telah menyampaikan menyampaikan seruan moral kepada umat Katolik terkait pelaksanaan Pilkada.
Seruan moral itu berisi 6 poin. Pertama, menggunakan hak politik secara benar, bijak, dan cerdas, dan menentukan pilihan berdasarkan hati nurani.
Kedua, mematuhi protokol kesehatan, lebih-lebih saat memberikan hak suara di TPS. Ketiga, menolak segala bentuk permainan politik kotor seperti politisasi SARA dan bantuan sosial, politik uang, ujaran kebencian, berita bohong, dan ajakan untuk melakukan tindak kekerasan.
Keempat, memilih calon kepala daerah yang berjiwa Pancasilais. Kelima, para calon kepala daerah hendaknya mengedepankan budaya berpolitik yang bermartabat. Keenam, penyelenggara dan pengawas hendaknya menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai sesuai dengan protokol kesehatan.
Ia juga berharap jika ada petugas yang terpapar COVID-19 dalam Pilkada kemarin segera mendapatkan perawatan sehingga bisa segera sembuh dan pulih.Sebelum Pilkada berlangsung, KWI telah menyampaikan menyampaikan seruan moral kepada umat Katolik terkait pelaksanaan Pilkada.
Seruan moral itu berisi 6 poin. Pertama, menggunakan hak politik secara benar, bijak, dan cerdas, dan menentukan pilihan berdasarkan hati nurani.
Kedua, mematuhi protokol kesehatan, lebih-lebih saat memberikan hak suara di TPS. Ketiga, menolak segala bentuk permainan politik kotor seperti politisasi SARA dan bantuan sosial, politik uang, ujaran kebencian, berita bohong, dan ajakan untuk melakukan tindak kekerasan.
Keempat, memilih calon kepala daerah yang berjiwa Pancasilais. Kelima, para calon kepala daerah hendaknya mengedepankan budaya berpolitik yang bermartabat. Keenam, penyelenggara dan pengawas hendaknya menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai sesuai dengan protokol kesehatan.
(poe)
Lihat Juga :