MUI Imbau Masyarakat Tenang dalam Merespons Status Tersangka Habib Rizieq
Jum'at, 11 Desember 2020 - 03:24 WIB
loading...
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat tenang dan berpikir jernih setelah Polda Metro Jaya menetapkan tersangka Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berpikir jernih setelah Polda Metro Jaya menetapkan tersangka Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.
(Baca juga: Kuasa Hukum Enggan Ungkap Keberadaan Habib Rizieq demi Keamanan)
"MUI mengimbau dan mengharap agar masyarakat bisa tenang dan menghadapi masalah ini secara jernih dan mendukung pihak kepolisian untuk benar-benar bisa menegakkan hukum secara baik dan tidak dengan tebang pilih," kata Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas saat dihubungi Okezone, Jumat (11/12/2020).
(Baca juga: Keluarga 6 Anggota FPI Tewas Ditembak Ingin Komisi III DPR Bentuk Tim Pencari Fakta)
Anwar berharap, polisi bisa bersikap adil dengan mentapkan para tersangka lainnya yang diketahui pernah melanggar protokol kesehatan. Namun, ia tak merinci siapa saja pihak yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 tersebut.
Dia juga mengajak masyarakat untuk membantu Polri dengan memberikan bukti-bukti bahwa masih ada pihak lain yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan seperti yang dilakukan Habib Rizieq Shihab.
"Supaya negeri ini benar-benar aman, tentram, dan damai karena hukum benar-benar dijadikan sebagai instrumen yang mendidik bukan sebagai instrument untuk membidik," pungkasnya.
(Baca juga: Kuasa Hukum Enggan Ungkap Keberadaan Habib Rizieq demi Keamanan)
"MUI mengimbau dan mengharap agar masyarakat bisa tenang dan menghadapi masalah ini secara jernih dan mendukung pihak kepolisian untuk benar-benar bisa menegakkan hukum secara baik dan tidak dengan tebang pilih," kata Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas saat dihubungi Okezone, Jumat (11/12/2020).
(Baca juga: Keluarga 6 Anggota FPI Tewas Ditembak Ingin Komisi III DPR Bentuk Tim Pencari Fakta)
Anwar berharap, polisi bisa bersikap adil dengan mentapkan para tersangka lainnya yang diketahui pernah melanggar protokol kesehatan. Namun, ia tak merinci siapa saja pihak yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 tersebut.
Dia juga mengajak masyarakat untuk membantu Polri dengan memberikan bukti-bukti bahwa masih ada pihak lain yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan seperti yang dilakukan Habib Rizieq Shihab.
"Supaya negeri ini benar-benar aman, tentram, dan damai karena hukum benar-benar dijadikan sebagai instrumen yang mendidik bukan sebagai instrument untuk membidik," pungkasnya.
Lihat Juga :