Sirekap Tak Berfungsi, DKPP Minta KPU Beri Penjelasan

Kamis, 10 Desember 2020 - 20:05 WIB
loading...
Sirekap Tak Berfungsi,...
Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Didik Supriyanto meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjelaskan kepada publik terkait Sirekap yang belum berfungsi dengan baik.
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Didik Supriyanto meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjelaskan kepada publik terkait sistem informasi rekapitulasi suara elektronik (Sirekap) yang belum berfungsi dengan baik.

Catatan tersebut disampaikan Didik usai melakukan monitoring di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Provinsi Jambi pada saat tahapan pemungutan dan penghitungan suara dalam rangka pelaksanaan penegakan kode etik Pilkada Serentak 2020. (Baca juga: Pilkada Tak Sepenuhnya Berjalan Mulus, Bawaslu Temukan Sejumlah Masalah)

Berdasarkan catatannya di lapangan, sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kesulitan mengirimkan data hasil perhitungan suara ke server miliki KPU. “Sayang sekali, petugas KPPS kesulitan untuk mengirim data hasil penghitungan suara ke server KPU. Di semua TPS yang saya kunjungi, Sirekap ini tidak berfungsi baik meski petugas telah menjalankan semua prosedur dengan baik,” kata Didik dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Kamis (10/12/2020). (Baca juga: Mendagri Larang Cakada Gelar Arak-Arakan Usai Penghitungan Suara)

Menurut dia, kecepatan penginputan data tersebut sangat penting dilakukan oleh pihak penyelenggara. Sebab, dari sistem itulah masyarakat bisa mengakses informasi secara cepat terkait perolehan suara sementara yang dikumpulkan dari TPS. "(Sehingga) pihak KPU (harus) memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait masalah tersebut," ujar dia.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut penggunaan sistem rekapitulasi elektronik (Sirekap) masih belum maksimal dalam mengumpulkan hasil pemungutan suara dari Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar menyampaikan bahwa Mulai hari ini, Kamis (10/12/2020), proses rekapitulasi suara di kecamatan akan berlangsung. Berdasarkan ketentuan KPU, kata dia, proses rekapitulasi akan menggunakan Sirekap sebagai basis dalam penghitungan suara. "Sementara berdasarkan data bergerak yang ditampilkan di laman KPU, Sirekap belum maksimal mengumpulkan data hasil dari setiap TPS," kata Fritz dalam jumpa persnya, Kamis (10/12/2020).
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Ungkap Alasan Tidak...
Ungkap Alasan Tidak Teliti Ijazah Presiden Selain Jokowi, Abdul Gafur: Punya Indikasi Palsu Gak?
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
2.000 Lebih Petak Makam...
2.000 Lebih Petak Makam Baru Akan Dibuka di TPU Kebon Nanas
Rekomendasi
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved