Haedar Nashir: Siapapun di Republik Ini Tidak Boleh Melanggar HAM

Kamis, 10 Desember 2020 - 10:43 WIB
loading...
Haedar Nashir: Siapapun...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengingatkan siapapun tidak boleh melanggar dan merugikan HAM. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hari ini 10 Desember 2020, dunia memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) . Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menerangkan HAM bagi dunia dan Indonesia merupakan komitmen global dan nasional yang sudah berlangsung puluhan bahkan ratusan tahun. Hal itu sebagai wujud penghormatan hak-hak dasar manusia untuk melangsungkan kehidupan dengan berbagai jaminan.

“Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan hak dasar hidupnya. Islam meletakkan manusia fii ahsani taqwim dalam semulia-mulianya penciptaan,” ujarnya melalui akun twitter @HaedarNS, Kamis (10/12/2020).

(Baca: Penembakan 6 Anggota FPI, Muhammadiyah Sayangkan Pangdam Jaya Dampingi Kapolda)

Ada berbagai penghormatan, seperti terhadap laki-laki dan perempuan, segala kebebasan yang menjadi hak milik manusia sebagai insan mulia, hidup dalam kebersamaan, dan saling menyelamatkan sebagai bagian dari fidzun nafs (menjaga jiwa manusia).

Pria kelahiran Bandung itu menjelaskan setiap orang memiliki kewajiban untuk menegakkan HAM. Penghormatan terhadap HAM itu bersifat universal dan menjadi komitmen konstitusional yang termaktub dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Tetapi bersamaan dengan itu, kesadaran akan HAM pada setiap warga bangsa juga harus disertai semangat untuk mewujudkan kemanusia yang adil dan beradab. Pelaksanaan HAM setiap warga tidak boleh mencederai, mengganggu, serta merugikan hak asasi yang lain,” tuturnya.

(Baca: Muhammadiyah Minta Presiden Bentuk Tim Independen Usut Penembakan 6 Anggota FPI)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Rekomendasi
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved