Pasangan Ideal di 2024: Prabowo-Puan, Anies- Gatot, atau Ganjar-Khofifah?

Minggu, 06 Desember 2020 - 11:30 WIB
loading...
A A A
Peluang Ganjar nyapres melalui partainya, PDIP, kemungkinan sangat tipis lantaran ada Puan sebagai putra mahkota di sana. Karena itu, jika berani maju pilpres melalui partai lain atau tanpa dukungan PDIP—entah sebagai capres atau cawapres—potensi menang sangat terbuka. Kelebihan lain pasangan AHY-Ganjar adalah dua-duanya tergolong muda dan dinamis sehingga bisa mendapatkan dukungan pemilih milenial.

(Baca juga : KPK Buka Peluang Usut Dugaan Aliran Uang Mensos Juliari ke PDIP )

Terlebih keduanya sangat baik dalam memanfaatkan media sosial untuk menjaga popularitas.

Pada Rabu, 2 Desember 2020, AHY menggelar pertemuan silaturahmi dengan Ganjar. Pertemuan kedua tokoh di kediaman Ganjar di Jawa Tengah sangat mungkin bagian dari upaya pendekatan dan penjajakan untuk berpasangan di pilpres mendatang.(Baca juga: Mencari Calon Presiden 2024 )

Anies Baswedan-Gatot Nurmantyo
Pasangan Ideal di 2024: Prabowo-Puan, Anies- Gatot, atau Ganjar-Khofifah?

Jika maju sebagai pasangan di pilpres Anies dan Gatot bepeluang mendapat dukungan luas dari kalangan pemilih muslim. Pemilih yang dimaksud adalah barisan yang pada pilpres lalu mendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

Pemilih muslim, terutama yang terafiliasi dengan kelompok 212 kemungkinan akan mencari figur lain setelah Prabowo memilih bergabung ke pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Dari sisi elektabilitas, Anies dan Gatot juga punya cukup modal. Sejauh ini Anies sering masuk 3 besar kandidat capres dengan elektabilitas tertinggi. Hasil survei Indikator Politik Indonesia per September 2020, Anies di posisi ketiga dengan elektabilitas 14,4%, di bawah Ganjar dan Prabowo. Sedangkan survei Populi Center per November 2020, elektabilitas Anies di nomor 2 yakni 9,5%, terpaut tipis dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang unggul dengan 9,9%.

Adapun Gatot, elektabilitasnya masih cukup rendah meski namanya kerap masuk dalam 10 besar capres potensial. Namun, langkah Gatot saat ini yang kerap tampil mengkritik kebijakan pemerintah sedikit banyak akan berpengaruh pada kenaikan elektabilitasnya. Di tengah kondisi negara saat ini yang nyaris tidak memiliki kekuatan opisisi, peran tokoh seperti Gatot bisa menarik perhatian dan dukungan rakyat.

Anies-Gatot termasuk kombinasi ideal karena merepresentasikan sipil dan militer. Keduanya juga punya pengalaman memimpin. Gatot merupakan mantan Panglima TNI berpangkat jenderal bintang 4, sedangkan Anies saat ini menjabat Gubernur DKI.

Hanya, kelemahan pasangan ini adalah keduanya tidak memiliki partai politik. Kendaraan politik akan jadi masalah nantinya, terutama jika syarat presidential threshold atau syarat minimal jumlah kursi partai di DPR untuk mengajukan capres masih 20%.

Meski demikian, Anies masih punya harapan karena Partai Nasdem sudah memberi sinyal akan mendukungnya di pilpres. Selain itu, bukan tidak mungkin partai Islam nontradisional seperti PKS dan PAN akan memdukung Gubernur DKI Jakarta ini maju sebagai capres.

Sandiaga Uno-Khofifah Indar Parawansa
Pasangan Ideal di 2024: Prabowo-Puan, Anies- Gatot, atau Ganjar-Khofifah?

Modal permah maju sebagai cawapres jadi salah satu kekuatan Sandiaga Uno dalam menghadapi Pilpres 2024. Elektabilitas Sandi masih cukup tinggi. Jika kembali maju di pilpres, maka saatnya Sandi menjadi capres. Populer di kalangan ibu-ibu dan generasi milenial adalah modal Sandi untuk terus menaikkan elektabilitasnya hingga tiga tahun ke depan.

Sandi memamg sulit maju di pilpres melalui partainya, Getindra, karena posisi capres sudah dikapling oleh Prabowo. Namun, figur seperti Sandi bakal laku di partai lain, terutama yang bercorak Islam seperti PKS, PAN dan PPP. Tawaran untuk Sandi agar bersedia menjadi ketua umum PPP adalah bukti bahwa sosok pengusaha muda ini cukup diminati partai. Hal yang sama bisa juga berlaku saat proses pencapresan nanti.

Satu modal kuat Sandi yang tidak semua bakal capres miliki adalah kekuatan finansial. Untuk maju sebagai capres, salah satu miliarder Indonesia ini termasuk tokoh yang paling siap dari sisi pendanaan.

Jika berpasangan dengan Khofifah, duet ini punya kans besar terpilih. Khofifah bahkan bisa jadi kunci kemenangan. Meski elektabilitasnya masih kalah dibandingkan kepala daerah lain seperti Ganjar, Anies dan Ridwan Kamil, namun Khofifah punya nilai tawar tinggi di pilpres mendatang.

(Baca juga : Pilpres 2024, Beranikah Ganjar Hengkang dari PDIP dan Lawan Titah Megawati? )

Khofifah punya pengalaman karena pernah jadi menteri dan saat ini menjabat gubernur Jawa Timur. Khofifah juga menjadi representasi Nahdlatul Ulama. Khofifah juga mudah diterima oleh berbagai kalangan, baik di kubu partai nasionalis maupun partai berbasis Islam.

Sandi-Khofifah bakal jadi perpaduan unik karena merepresentasikan keterwakilan gender. Secara geopolitik juga kombinasi ideal karena Sandi berasal dari Sumatera sedangkan Khofifah dari Jawa. Potensi dukungan partai bisa datang dari PKS, PKB, PPP, dan PAN.

Ganjar Pranowo-Khofifah Indar Parawansa
Pasangan Ideal di 2024: Prabowo-Puan, Anies- Gatot, atau Ganjar-Khofifah?

Skenario awal PDIP diperkirakan berubah jika elektabilits Ganjar Pranowo terus menanjak hingga menjelang pilpres. Saat ini Ganjar masih menempati urutan teratas survei capres.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Berita Terkini
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Infografis
10 Bandara InJourney...
10 Bandara InJourney Airports Terbaik di Asia Pasifik 2024!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved