Pasangan Ideal di 2024: Prabowo-Puan, Anies- Gatot, atau Ganjar-Khofifah?

Minggu, 06 Desember 2020 - 11:30 WIB
loading...
Pasangan Ideal di 2024:...
Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo disebut-sebut berpeluang untuk maju bersama pada Pilpres 2024. Foto-Foto; SINDOnews/Istimewa/Instagram/Twitter
A A A
JAKARTA - Meski Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 masih lama. Namun nama-nama sosok yang dinilai layak menjadi pemimpin mendatang sudah bermunculan.

Banyak lembaga survei sudah merilis tentang elektabilitas para tokoh. Tidak hanya itu, wacana tentang calon presiden 2024 sudah mengemuka di ruang publik.

(Baca juga : Menunggu Panglima TNI yang Khatam Urusan Pertahanan Maritim )

Bahkah ada beberapa sosok yang memiliki elektabilitas yang tinggi berdasarkan hasil kajian sejumlah lembaga survei. Di antaranya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sejumlah nama lainnya adalah para tokoh yang saat ini menjabat kepala daerah, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.(Baca juga: Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024 )

Dari kalangan militer muncul nama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Sedangkan dari kalangan pengusaha mengemuka nama Sandiaga Uno.

(Baca juga : Kasus Edhy dan Juliari Pengaruhi Elektabilitas Cakada Gerindra dan PDIP )

Siapa saja dari nama-nama tersebut yang nanti berhasil mencalonkan diri sebagai capres? Siapa pula di antaranya yang bakal menempati posisi calon wakil presiden (cawapres)? Jika dibuat simulasi pasangan, siapakah yang berhasil unggul dengan potensi kekuatan yang dimilikinya?

Berikut ini SINDOnews menganalisis peluang sejumlah tokoh yang dinilai potensial memenangi pilpres jika maju berpasangan.

Prabowo Subianto-Puan Maharani
Pasangan Ideal di 2024: Prabowo-Puan, Anies- Gatot, atau Ganjar-Khofifah?

Kans Prabowo berduet dengan kader PDIP Puan Maharani di pilpres mendatamg dinilai besar. Kedekatan dan keakraban yang ditunjukkan Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri setahun belakangan bisa dimaknai sebagai sinyal kuat lahirnya duet ini.

Dari sisi dukungan partai, duet Prabowo-Puan kuat karena ditopang oleh dua partai besar beraliran nasionalis, yakni PDIP sebagai partai pemilik kursi terbesar di DPR yakni 128 kursi, dan Gerindra di posisi ketiga dengan 78 kursi. Syarat presidential threshold 20% kursi DPR untuk mencalonkan pun sudah terpenuhi.(Baca juga: Puan di Puncak Parlemen, Ganjar Sulit Kantongi Restu Megawati untuk Nyapres )

Dari sisi konfigurasi politik, duet Prabowo-Puan juga cukup menarik karena memadukan militer dengan sipil, senior dan tokoh muda, dan juga merepresentasikan keterwakilan gender. Dari sisi elektabilitas Prabowo masih cukup kuat, yakni di angka 16,8% berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia pada September 2020.

(Baca juga : Gelar We Love Bali, Kemenparekraf Ajak Libur Akhir Tahun di Indonesia Saja )

Hanya saja, beda dengan Prabowo, elektabilitas Puan justru masih rendah. Di sisi lain Prabowo juga perlu menjaga elektabilitasnya agar tidak terus merosot akibat ditinggalkan pemilihnya seusai dia bergabung ke dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Banyak pendukung Prabowo, terutama dari kalangan umat Islam yang kecewa saat Prabowo meninggalkan peran sebagai oposisi.

AHY-Ganjar Pranowo
Pasangan Ideal di 2024: Prabowo-Puan, Anies- Gatot, atau Ganjar-Khofifah?

Ketua Umum Partai Demokrat AHY boleh tidak menempati urutan teratas survei capres, namun putra Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono ini punya kans jadi capres karena memiliki partai politik sebagai kendaraan.

Demokrat hanya perlu menjalin koalisi dengan dua partai lain untuk memenuhi syarat ambang batas pencapresan 20% kursi DPR. Saat ini AHY juga masuk deretan teratas figur yang diunggulkan menang pilpres. Survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dipublikasi pada Oktober 2020, AHY masuk enam besar capres dengan elektabilitas 5,7%.

Kans pasangan ini untuk menang pilpres jika jadi berpasangan cukup besar karena faktor Ganjar sebagai figur bakal capres dengan elektabilitas tertinggi sejauh ini.

(Baca juga : Suap Bansos COVID-19, Mensos Juliari Dinilai Pantas Dijatuhi Hukuman Mati )

Survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada September 2020 menempatkan Ganjar di urutan paling atas dengan elektabilitas 18,7%. Tantangan Ganjar adalah bagaimana dia mampu menjaga elektabilitasnya agar tidak turun, terutama saat dia tidak lagi menjabat gubernur pada 2023, setahun menjelang pilpres digelar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved