Waspada Fenomena Long COVID-19, Berikut Penjelasan PDPI

Kamis, 03 Desember 2020 - 13:53 WIB
loading...
A A A
Sebenarnya, kata Agus, kalau berbicara long COVID-19 ini bukan karena virus yang tersisa. “Tetapi memang kalau kita sering menyebutnya sebagai gejala sisa yang muncul pasca dinyatakan sembuh. Dan ini bisa terjadi akibat proses ketika sakit menimbulkan kelainan yang menetap secara anatomik yang akhirnya mempengaruhi secara fungsional,” terangnya.

Agus pun mencontohkan fenomena long COVID-19 yang sering ia temukan. “Contohnya kalau saya sebagai dokter paru adalah sering kita temukan pada pasien-pasien long COVID-19 ini adalah parunya itu ada fibrosis, artinya ada kekakuan pada jaringan paru yang sifatnya menetap bisa dalam 23 bulan.”

“Ini akhirnya menyebabkan oksigen engak bisa masuk, sehingga banyak pasien yang nafasnya berat. Nah itu bisa dilihat dari tes uji fungsi parunya. Beberapa pasien kita temukan, beberapa laporan antara 20 sampai 30% penurunan fungsi paru. Akibatnya ini berdampak pada keluhan pernapasan, pasiennya mengeluh menjadi sesak nafas,” tuturnya. (Baca juga:Kontak Erat dengan Anies, Kapolda Metro Umumkan Dirinya Negatif Covid-19)

Jadi, tegas Agus, fenomena long COVID-19 tidak terkait dengan virus yang masih ada tetapi terkait dengan dampak akibat kelainan anatomi yang muncul pasca infeksi dari COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
Prabowo Dukung Penuh...
Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
Dubes Kehormatan WHO...
Dubes Kehormatan WHO Yohei Sasakawa Minta Penderita Kusta Tak Didiskriminasi
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Muhammadiyah Jadi EMT...
Muhammadiyah Jadi EMT Pertama di Indonesia Terverifikasi Standar Internasional WHO
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved