DPR Minta Pemerintah Desa Siapkan Karantina untuk 34 Ribu Pekerja Migran

Selasa, 12 Mei 2020 - 12:23 WIB
loading...
DPR Minta Pemerintah...
Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Aras meminta pemerintah desa menyiapkan tempat karantina. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Sekitar 34 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) akan kembali ke Tanah Air pada bulan Mei dan Juni 2020 karena kontraknya berakhir. Terkait hal itu, Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Aras meminta pemerintah desa menyiapkan tempat karantina.

"Pemerintah desa juga harus menyiapkan tempat karantina bagi pekerja migran yang pulang ke desanya masing-masing," ujar Aras dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Selasa (12/5/2020). (Baca juga: Jokowi: Pelonggaran PSBB Harus Hati-hati dan Tidak Tergesa-Gesa )

Selain itu, dia mengimbau pemerintah pusat dan daerah melakukan kerja sama untuk mengantisipasi datangnya 34 ribu pekerja migran dengan melakukan pendataan yang tepat.

"Dari data tersebut, pemerintah daerah hingga pemerintah desa harus mengawasi siapa saja warganya yang jadi pekerja migran dan akan pulang ke Indonesia," kata Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan ini.

Dia melanjutkan selanjutnya pekerja migran tersebut harus diantisipasi dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat. "Jangan sampai ada pekerja migran yang pulang ke Indonesia tanpa pemeriksaan dan proses karantina. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan peningkatan kasus COVID-19," tuturnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pemeriksaan kesehatan juga harus diberlakukan dimulai dari bandara kedatangan para pekerja migran tersebut.(Baca juga: 164 Pekerja Migran Indonesia Pulang dari Kuwait Melalui Program Amnesti )

"Oleh karena itu, kami minta Kemenhub untuk menyiapkan alat-alat pengecekan kesehatan di bandara," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Berita Terkini
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Infografis
Suriah Minta Bantuan...
Suriah Minta Bantuan Dunia untuk Melawan Agresi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved