Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Setelah Pilkada dan Libur Akhir Tahun

Rabu, 02 Desember 2020 - 08:59 WIB
loading...
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi lonjakan kasus Covid-19 setelah pilkada. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tren kasus positif virus corona ( Covid-19 ) di Indonesia terus melonjak. Hingga 1 Desember 2020, jumlahnya mencapai 543.975 orang yang telah terinfeksi Covid-19 .

Kekecewaan sekaligus rasa prihatin pun muncul. Termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melihat kasus aktif terus meningkat dibandingkan tren kesembuhan yang cenderung menurun dalam sepekan terakhir.

Kondisi itu membuat pemerintah langsung sigap merespons. Mulai dari mewanti-wanti jajaran daerah dalam pengawasan selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember nanti hingga memangkas hari libur di akhir tahun.

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani mengingatkan pemerintah agar meningkatkan kewaspadaan hingga ke seluruh daerah. Apalagi, mengingat perhelatan Pilkada Serentak 2020 tinggal beberapa hari lagi dan momen libur di akhir tahun.

"Kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Momentum pilkada dengan potensi kerumunan massa serta mobilitas masyarakat saat liburan ke tempat wisata berpotensi menjadi lonjakan kasus jika tidak dilakukan langkah antisipasi," ujar Netty kepada SINDOnews, Selasa malam (1/12/2020).

(Baca juga: Satgas Sebut Zona Merah Corona Bertambah Hampir 2 Kali Lipat ).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga meminta pemerintah harus menerapkan pengawasan protokol kesehatan (prokes) semakin ketat. Menurutnya, masyarakat harus diajarkan untuk berdisiplin dengan prokes, di mana pun dan kapan pun.

Demikian juga bagi para pejabat dan tokoh publik. Netty menekankan harus bisa menjadi contoh atau role model yang baik bagi masyarakat. "Jika terjadi pelanggaran, sanksi harus tegas ditegakkan tanpa diskriminasi. Kebijakan pengetatan prokes ini harus dilakukan sambil menunggu hadirnya vaksin di Tanah Air," pintanya.

Di sisi yang lain, pemerintah juga harus meningkatkan kemampuannya melakukan testing, tracing, dan treatment (3T). Utamanya yaitu meningkatkan pemeriksaan (testing) hingga sesuai standar WHO. Berdasarkan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 267 juta jiwa, diperlukan testing sebanyak 267 ribu orang per pekan. Pada minggu ketiga November 2020, testing yang dilakukan baru mencapai sekitar 239 ribu atau 88,6 persen.

(Baca juga: Epidemiolog Minta Pemerintah Lakukan Perubahan Mendasar Penanganan Covid-19 ).

Netty memahami situasi sulit yang sedang dihadapi pemerintah. Jika pemerintah kesal dengan kurva Covid-19 yang tidak kunjung melandai dan justru cenderung naik, sepatutnya lakukan introspeksi, evaluasi komprehensif, dan segera ambil langkah penyelamatan.

"Hentikan berwacana, stop saling menyalahkan. Jangan jadikan pandemi sebagai cover politis," tegas lulusan program doktoral Ilmu Pemerintahan dari Universitas Padjajaran, Bandung tersebut.

( Untuk mengisi survei calon Presiden 2024 pilihan Anda, silakan klik di sini ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Minta Penyerapan...
Prabowo Minta Penyerapan Dana Transfer ke Daerah Dicek Jelang Akhir Tahun
Puncak Arus Mudik Nataru...
Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember 2024, Arus Balik 2 Januari 2025
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Jelang Libur Nataru,...
Jelang Libur Nataru, Wapres Pastikan Pemerintah Monitor Kenaikan Kasus Covid-19
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Short Getaway Jadi Pilihan...
Short Getaway Jadi Pilihan Saat Libur Akhir Tahun 2025, Ini Kota Favorit Wisatawan
Rekomendasi
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved