Jumlah Relawan Corona Mencapai 23.472 Orang
Kamis, 16 April 2020 - 14:43 WIB
loading...
Ketua Koordinator Relawan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Andre Rahadian mengatakan, hingga hari ini sebanyak 23.472 orang terdaftar dalam relawan Covid-19. Foto/SINDOnews/Antara/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Koordinator Relawan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 atau virus Corona, Andre Rahadian mengatakan, hingga hari ini sebanyak 23.472 orang terdaftar dalam relawan Covid-19. Dari jumlah tersebut 4.401 orang di antaranya merupakan relawan medis, sementara 19.071 orang lainnya termasuk relawan nonmedis.
"Ini tersebar dari provinsi Aceh hingga Papua, semua ada, yang paling besar memang di Jawa Barat, sekitar 5.900 orang," ujar Andre di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (16/4/2020).
Andre mengungkapkan, untuk relawan medis, tim relawan gugus tugas bekerjasama dengan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK). (Baca juga: Bahas Pendemi Corona, Sandiaga - Aa Gym Ajak Masyarakat Saling Membantu)
Menurutnya, dalam hal ini, kebutuhan untuk relawan medis masih sangat diperlukan seiring dengan kebutuhan dari rumah sakit rujukan dan rumah sakit darurat terus masuk, yang pada umumnya adalah dokter dan perawat.
"Oleh karena itu, Gugus Tugas mengajak seluruh relawan medis untuk turut berpartisipasi. Demikian pula dengan relawan non-medis," katanya.
Di samping itu kata Andre, meski telah bekerja sama dengan banyak organisasi, seperti Basnaz dan KNPI, Andre juga mengajak relawan untuk mendaftar melalui organisasi tersebut ataupun melalui desk relawan di BNPB.
"Jadi di Gugus Tugas ini, kita punya desk relawan sendiri yang menerima pendaftaran, dan saya rasa karena ini bentuknya adalah untuk bersama-sama semua pihak, makin banyak relawan dengan bisa semakin banyak wilayah yang masuk semakin baik," tutur Andre.
"Ini tersebar dari provinsi Aceh hingga Papua, semua ada, yang paling besar memang di Jawa Barat, sekitar 5.900 orang," ujar Andre di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (16/4/2020).
Andre mengungkapkan, untuk relawan medis, tim relawan gugus tugas bekerjasama dengan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK). (Baca juga: Bahas Pendemi Corona, Sandiaga - Aa Gym Ajak Masyarakat Saling Membantu)
Menurutnya, dalam hal ini, kebutuhan untuk relawan medis masih sangat diperlukan seiring dengan kebutuhan dari rumah sakit rujukan dan rumah sakit darurat terus masuk, yang pada umumnya adalah dokter dan perawat.
"Oleh karena itu, Gugus Tugas mengajak seluruh relawan medis untuk turut berpartisipasi. Demikian pula dengan relawan non-medis," katanya.
Di samping itu kata Andre, meski telah bekerja sama dengan banyak organisasi, seperti Basnaz dan KNPI, Andre juga mengajak relawan untuk mendaftar melalui organisasi tersebut ataupun melalui desk relawan di BNPB.
"Jadi di Gugus Tugas ini, kita punya desk relawan sendiri yang menerima pendaftaran, dan saya rasa karena ini bentuknya adalah untuk bersama-sama semua pihak, makin banyak relawan dengan bisa semakin banyak wilayah yang masuk semakin baik," tutur Andre.
Lihat Juga :