KNPI Ajak Seluruh Pemuda Sukseskan Pilkada Serentak 2020
Kamis, 26 November 2020 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
“Kampanye dalam bentuk rapat umum dilarang. Dan yang paling penting adalah pada saat pemungutan suara pemilih akan di atur jam kedatangannya. KNPI dalam hal ini bisa membantu sosialisasi ke masyarakat,” tuturnya. (Baca juga: Soal Pengganti Edhy Prabowo di KKP, Gerindra Serahkan ke Jokowi)
Dia memastikan, KPU menyediakan tempat cuci tangan, sarung tangan melakukan penyemprotan di tiap-tiap TPS. KPU juga menyakinkan ke semua pihak penyelenggara untuk diperiksa melakukan rapid test.
“Semua protokol akan di patuhi dan masyarakat tidak takut untuk hadir ke TPS,” kata Arif lagi.
Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia dan rakyat Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada di 270 daerah ini. Ini adalah keputusan politik menjalankan Pilkada menjamin keselamatan masyarakat, penyelenggara di hadapkan dua prinsip.
Pertama, amengurangi interaksi publik. Sedangkan yang kedua, Pilkada mobilisasi pemilih. “Ini dua prinsip yang bertolak belakang dan tugas berat penyelenggara. Menjadi tugas kita bersama untuk kesuksesan Pilkada 2020,” ucapnya.
Abhan mengatakan, langkah Bawaslu mewujudkan Pilkada 2020 adalah menegakkan hukum Pemilu. Bawaslu mendorong peserta hadir dan partisipasi masyarakat, menjalin kerja sama dengan lembaga lain.
“Tapi peran pemuda juga penting di tengah pandemi Covid-19 termasuk DPP KNPI harus mengawal pelaksanaan pilkada 2020. Kami mendorong DPP KNPI untuk menjadi pemantau di daerah yang memiliki calon tunggal karena pemantau bisa menggugat hasil Pilkada,” tuturnya.
Anggota DPR Arteria Dahlan mengapresiasi KPU dan Bawaslu yang terus bekerja dan menjalankan semua tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.
Dia memastikan, KPU menyediakan tempat cuci tangan, sarung tangan melakukan penyemprotan di tiap-tiap TPS. KPU juga menyakinkan ke semua pihak penyelenggara untuk diperiksa melakukan rapid test.
“Semua protokol akan di patuhi dan masyarakat tidak takut untuk hadir ke TPS,” kata Arif lagi.
Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia dan rakyat Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada di 270 daerah ini. Ini adalah keputusan politik menjalankan Pilkada menjamin keselamatan masyarakat, penyelenggara di hadapkan dua prinsip.
Pertama, amengurangi interaksi publik. Sedangkan yang kedua, Pilkada mobilisasi pemilih. “Ini dua prinsip yang bertolak belakang dan tugas berat penyelenggara. Menjadi tugas kita bersama untuk kesuksesan Pilkada 2020,” ucapnya.
Abhan mengatakan, langkah Bawaslu mewujudkan Pilkada 2020 adalah menegakkan hukum Pemilu. Bawaslu mendorong peserta hadir dan partisipasi masyarakat, menjalin kerja sama dengan lembaga lain.
“Tapi peran pemuda juga penting di tengah pandemi Covid-19 termasuk DPP KNPI harus mengawal pelaksanaan pilkada 2020. Kami mendorong DPP KNPI untuk menjadi pemantau di daerah yang memiliki calon tunggal karena pemantau bisa menggugat hasil Pilkada,” tuturnya.
Anggota DPR Arteria Dahlan mengapresiasi KPU dan Bawaslu yang terus bekerja dan menjalankan semua tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.
Lihat Juga :