Kartu Prakerja yang Tepat Sasaran Dinilai Bisa Selamatkan Kondisi Saat Ini
Senin, 11 Mei 2020 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
"Peningkatan skill itu penting bagi masyarakat Indonesia. Baik mereka yang sudah pernah bekerja atau siap masuk dunia kerja," kata Arief yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini.
Ia juga memberikan masukan dan evaluasi yang perlu dilakukan pemerintah dalam pelaksanaan Kartu Prakerja yang sudah berjalan sejak awal April lalu. "Platform digital yang ditunjuk menyediakan program ini harusnya bisa bekerja sama juga dengan balai latihan yang ada di daerah-daerah. Pelatihan tidak bisa hanya dibuat online, tapi harus face to face. Mungkin ini evaluasi setelah pandemi," kata Arief melanjutkan.
Kartu Prakerja, menurut Arief, juga merupakan janji yang direalisasikan oleh Presiden Joko Widodo saat kampanye Pemilihan Presiden 2019 lalu. "Menurut saya, ini bukti presiden merealisasikan janjinya. Terbukti juga bisa mulai menolong masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini," kata Arief.
Ketua Umum Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Ristandi juga melihat bahwa program Kartu Prakerja ini sebenarnya sudah tepat dalam rangka membantu angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan. "Ini sebenarnya sudah tepat, meski demikian tetap perlu ada evaluasi terutama soal pelatihan yang diberikan," kata Ristandi menutup.
Ia juga memberikan masukan dan evaluasi yang perlu dilakukan pemerintah dalam pelaksanaan Kartu Prakerja yang sudah berjalan sejak awal April lalu. "Platform digital yang ditunjuk menyediakan program ini harusnya bisa bekerja sama juga dengan balai latihan yang ada di daerah-daerah. Pelatihan tidak bisa hanya dibuat online, tapi harus face to face. Mungkin ini evaluasi setelah pandemi," kata Arief melanjutkan.
Kartu Prakerja, menurut Arief, juga merupakan janji yang direalisasikan oleh Presiden Joko Widodo saat kampanye Pemilihan Presiden 2019 lalu. "Menurut saya, ini bukti presiden merealisasikan janjinya. Terbukti juga bisa mulai menolong masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini," kata Arief.
Ketua Umum Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Ristandi juga melihat bahwa program Kartu Prakerja ini sebenarnya sudah tepat dalam rangka membantu angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan. "Ini sebenarnya sudah tepat, meski demikian tetap perlu ada evaluasi terutama soal pelatihan yang diberikan," kata Ristandi menutup.
(maf)
Lihat Juga :