Kemenkes: Ditemukan 80 Kasus Positif COVID-19 di Rangkaian Acara Habib Rizieq

Minggu, 22 November 2020 - 18:58 WIB
loading...
Kemenkes: Ditemukan...
Kemenkes mengatakan pemerintah melakukan penelusuran atau tracing pasca rangkaian acara Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab ditemukan sejumlah kasus positif COVID-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Muhammad Budi Hidayat mengatakan pemerintah melakukan penelusuran atau tracing pasca rangkaian acara Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab ditemukan sejumlah kasus positif COVID-19 . Dia mengatakan bahwa dari hasil tracing kemudian dilakukan tes PCR yang ternyata terdapat sejumlah kasus positif COVID-19.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan PCR di Labkesda 21 November 2020 ditemukan di Tebet 50 kasus positif dan di Petamburan sebanyak 30 kasus. Dan di Megamendung terdapat 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan,” ujarnya saat konferensi pers, Minggu (22/11/2020). (Baca juga: Rapid Test di Petamburan Sepi, Banyak Warga yang Ogah Datang)

Atas dasar hal tersebut dia mengimbau setiap orang yang mengikuti rangkaian acara Habib Rizieq dapat melakukan isolasi mandiri. Baik acara di Bandara Soekarno Hatta, Tebet, Petamburan dan Megamendung.

“Kemenkes mengimbau semua orang yang mengikuti acara tersebut dan siapa pun yang merasa telah kontak erat dengan orang yang hadir agar melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari,” tuturnya.

Jika ada yang merasa bergejala COVID-19 dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas. (Baca juga:Datangi Petamburan, Kapolda Metro Jaya: Bila Perlu Kita ke Rumah-rumah hingga Kamar Tidur)

“Apabila selama melakukan karantina di rumah mengalami gejala terinfeksi COVID-19, seperti gejala batuk, pilek sesak nafas sakit tenggorokan serta hilang indera penciuman dan perasa segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk dilakukan tes usap atau PCR test,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved