Tiga Besar Calon Sekretaris MA Segera Disodorkan ke Presiden

Minggu, 22 November 2020 - 11:15 WIB
loading...
Tiga Besar Calon Sekretaris...
Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Sunarto (kiri) IST
A A A
JAKARTA - Dirjenbadilmiltun Mahkamah Agung (MA) Lulik Tri Cahyaningrum dan dua pejabat MA lulus seleksi tahap akhir calon Sekretaris MA. Nama mereka segera diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dipilih satu orang.

Panitia Seleksi (Pansel) yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Sunarto telah menerbitkan Pengumuman Nomor: 25/Pansel/Japati/11/2020 tentang Hasil Pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama pada MA RI Tahun 2020. Pengumuman ditandatangani Sunarto selaku Ketua Pansel di Jakarta tertanggal 20 November 2020. (baca juga : Tiga Besar Seleksi Calon Sekretaris MA, Salah Satunya Dirjen Peradilan Militer dan TUN)

Sunarto menyatakan, berdasarkan hasil assessment center, penelusuran rekam jejak, dan seleksi kompetensi bidang yang dilaksanakan Pansel maka ada lima orang yang dinyatakan lulus tiga besar pada dua kategori jabatan. Nama-namanya, tutur Sunarto, disusun berdasarkan alfabet atau abjad. "Jabatan Sekretaris Mahkamah Agung: Hasbi, Lulik Tri Cahyaningrum, dan Supandi," ujar Sunarto sebagaimana dikutip KORAN SINDO dan MNC News Portal dari salinan pengumuman, di Jakarta, Minggu (22/11/2020).

Sunarto melanjutkan, untuk kategori jabatan calon Inspektur Wilayah terdapat dua orang yang lulus seleksi tahap akhir. Masing-masing yakni Sugiyanto dan Suradi, masing-masing merupakan hakim tinggi pada Badan Pengawasan MA. "Keputusan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Madya dan Pratama pada Mahkamah Agung RI Tahun 2020 tidak dapat diganggu gugat," ucap Sunarto.

Berdasarkan data yang dilansir Pansel sebelumnya, seleksi kompetensi bidang yang terdiri atas penulisan makalah, penyusunan bahan presentasi, dan pelaksanaan wawancara merupakan tahap akhir seleksi jabatan Sekretaris MA dan Inspektur Wilayah. (baca juga : 11 Nama Lolos Jadi Calon Sekretaris MA)

Sumber internal MA mengatakan, selepas seleksi tahap akhir ini maka nama-nama para calon yang lulus termasuk tiga calon sekretaris MA sesuai keputusan Pansel tersebut akan diselenggarakan ke Istana Negara/Presiden untuk kemudian dipilih satu nama guna ditetapkan secara defenitif. Penyerahan tersebut akan dilakukan Pansel dalam waktu dekat. Penyerahan ke Istana, kata sumber tersebut, karena Istana merupakan Tim Penilai Akhir (TPA). "Jadi setelah proses selesai semuanya selesai sampai tahap akhir ini, nama-namanya segera akan disampaikan atau diserahkan ke Istana. Nanti sama Istana akan dipilih satu nama dan Presiden akan menerbitkan Surat Keputusannya," ujar sumber tersebut kepada KORAN SINDO dan MNC News Portal.

Untuk diketahui posisi Sekretaris MA merupakan salah satu jabatan strategis di lingkungan Mahkamah Agung. Sekretaris MA ini mempunyai tugas membantu Ketua Mahkamah Agung dalam menyelenggarakan koordinasi dan pembinaan dukungan teknis, administrasi, organisasi dan finansial kepada seluruh unsur di lingkungan Mahkamah Agung dan Pengadilan di semua lingkungan Peradilan. Jabatan Sekretaris MA ini sempat menjadi sorotan setelah salah satu pejabatnya Nurhadi ditangkap KPK setelah diduga menerima suap dalam pengurusan perkara di lingkungan MA. Saat ini sidang perkara Nurhadi masih digelar di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat.
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Razman Nasution Tunggu...
Razman Nasution Tunggu Dieksekusi setelah Kasasi Ditolak MA: Saya Tidak akan Sembunyi
Terima Suap Rp1 Miliar,...
Terima Suap Rp1 Miliar, Hakim YM Dipecat
Pengadilan Tinggi DKI...
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Kuatkan Vonis Nurhadi, KPK Berharap Beri Efek Jera
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Roy Suryo Minta Kejaksaan...
Roy Suryo Minta Kejaksaan Segera Eksekusi Razman Nasution
Wacana Pembatasan Jabatan...
Wacana Pembatasan Jabatan Kapolri Tidak Diperlukan, Kurangi Fleksibilitas Presiden
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved