Soal Pembelajaran Tatap Muka, KPAI Minta Keselamatan Anak Diutamakan

Sabtu, 21 November 2020 - 07:58 WIB
loading...
Soal Pembelajaran Tatap...
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi meminta pemerintah daerah (Pemda) mengedepankan keselamatan anak setelah diberikan izin untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi meminta pemerintah daerah (Pemda) mengedepankan keselamatan anak setelah diberikan izin untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berdasarkan SKB empat menteri.

"Mohon juga mengedepankan yang terbaik bagi anak. Hak keselamatan anak, hak dalam hidupnya harus terpenuhi. Kemudian hak sehatnya juga begitu," kata pria yang akrab disapa Kak Seto saat dihubungi Okezone, Sabtu (21/11/2020). (Baca juga: KPAI: 50 Persen Siswa di Luar Jawa Tak Terlayani PJJ secara Daring)

Kak Seto juga menyoroti lima kesiapan pemda dalam membuka PTM di sekolah-sekolah yang ada di wilayah administratifnya. Pertama, kata dia, siap wilayah. "Apakah sudah hijau atau belum. Lalu misalnya daerah sekolah itu hijau tapi adakah atau tidak anak yang datang, atau guru dan pegawai sekolah yang datang dari daerah tidak hijau. Dan kemudian bisa menjadi pembawa, OTG dan sebagainya," jelas dia. (Baca juga: SMK Ujicoba Belajar Tatap Muka, KPAI Dorong Pemda Biayai Tes Swab Guru-Siswa)

Kedua, PTM bisa dibuka jika ada kesiapan anak mulai dari konsisten memakai masker dan protokol kesehatan lainnya. "Atau nanti malah tukar menukar masker 'wah masker kamu bagus'. 'Pinjam dong', itu berbahaya," ucap dia.
(Baca juga: KPAI: Sekolah Harus Mengurangi Beban Psikologis Peserta Didik)

Siap ketiga yakni, dari sisi keluarga. Dimana, lanjut dia, apakah keluarga telah siap untuk membekali anaknya dengan disiplin protokol kesehatannya, termasuk membawa bekal dari rumah agar anak tidak jajan sembarangan. "Keempat siap sekolahnya. Sekolahnya ada tidak air megalir untuk cuci tangan, ada hand sanitizer? Lalu menjanya dengan jaga jarak sehingga 50% paling yang hanya boleh masuk secara bergantian," sambung dia.

Selain siap infrastrukturnya untuk datang ke sekolah, apakah pakai kendaraan yang berdesakan atau jalan kaki saling bergandengan tangan. Nanti bisa-bisa bercanda dan sebagainya. Kalau semua terpenuhi masih bisa ditoleransi.

”Tapi satu saja tidak siap ya mohon jangan dulu. Untuk itu, kewenangan pembukaan sekolah diberikan kepada pemda bisa diputuskan terpusat dengan tetap melibatkan Satgas Covid-19, Kemenkes, hingga Kemendikbud. Masyarakat dan orang tua juga diberi hak untuk memutuskan misalnya tidak layak untuk anaknya dan melindungi anaknya. Sehingga diberi hak untuk juga mentukan menolak diwajibkan untuk sekolah," tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Prabowo Minta Kampus...
Prabowo Minta Kampus Bentuk Tim Bantu Pemda Selesaikan Masalah di Daerah
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Mendagri dan Kepala...
Mendagri dan Kepala BPOM Dorong Pemda Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan
Kemendagri Apresiasi...
Kemendagri Apresiasi Inovasi Pemda Turunkan Angka Pengangguran
Legislator PDIP Soroti...
Legislator PDIP Soroti Ancaman PHK PPPK Akibat Pembatasan Belanja Pemda
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved