Setelah Sinkronisasi, Jumlah DPT Belum Rekam E-KTP Berkurang Menjadi 1 Juta

Jum'at, 20 November 2020 - 07:31 WIB
loading...
Setelah Sinkronisasi,...
Setelah Sinkronisasi, Jumlah DPT Pilkada yang Belum Rekam E-KTP Berkurang Menjadi 1 Juta. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Setelah dilakukan sinkronisasi, jumlah pemilih masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Serentak 2020 yang belum merekam e-KTP kini menjadi sebesar 1.052.010 jiwa atau tinggal 1,05 persen.

Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrullah mengatakan, awalnya pihaknya menerima data daftar pemilih tetap (DPT) yang belum merekam e-KTP sebanyak 1.754.751 pemilih. Seperti diketahui jumlah DPT Pilkada 2020 yang telah ditetapkan KPU berjumlah 100.359.152 pemilih.

Menindaklanjuti itu, dia mengaku sudah bertemu anggota KPU Viryan Aziz untuk mengklarifikasi data tersebut. "Kemarin saya sudah rapat dengan Pak Viryan di Dukcapil Pasar Minggu," katanya dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (20/11/2020).

(Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Tak Hadir, Komisi II Tunda Rapat Soal DPT Pilkada ).

Menurutnya, data yang sudah diterimanya tersebut telah disinkronisasi dengan dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) milik Dukcapil Kemendagri . Dia mengatakan setelah penyandingan data, jumlah DPT yang belum merekam pun berkurang.

"Jumlah pemilih dalam DPT yang belum merekam menjadi sebesar 1.052.010 jiwa atau tinggal 1,05%. Sedangkan jumlah yang sudah merekam sejumlah 99.307.142 jiwa atau 98,95%," tuturnya.

(Baca juga: Waduh, Masih Ada Puluhan Daerah Belum Bentuk Pokja Protokol Kesehatan di Pilkada ).

Zudan mengatakan, langkah selanjutnya adalah Kemendagri akan menyerahkan hasil sinkronisasi tersebut kepada Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota untuk dilakukan perekaman jemput bola (jebol). "Saya yakin dengan kerja keras rekan-rekan Dukcapil kabupaten/kota 'menjebol' perekaman e-KTP hingga tanggal 9 Desember nanti jumlah cakupan perekaman bisa mencapai lebih dari 99%," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Latsar CPNS Kemendagri...
Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
BSKDN: Digitalisasi...
BSKDN: Digitalisasi Pemilu Tetap Berlandaskan Prinsip Dasar Demokrasi
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Rekomendasi
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Momen Haru, Sarwendah...
Momen Haru, Sarwendah Antar Anak Temui Ruben Onsu Jelang Berangkat Umrah
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved