Jokowi : Kontribusi Muhammadiyah kepada Bangsa Nyata
Kamis, 19 November 2020 - 08:35 WIB
loading...
Saat memberikan sambutan secara darig di Milad Muhammadiyah ke 108, PresidenJoko Widodo (Jokowi) menyebut Muhammadiyah telah memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bangsa. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar acara Milad Muhammadiyah Ke-108 tahun secara daring. PresidenJoko Widodo (Jokowi) menyebut Muhammadiyah telah memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bangsa.
Presiden Jokowi yang memberikan sambutan secara daring menyebut Muhammadiyah telah mengisi kemerdekaan dengan sangat baik. "Saya merasakan langsung kualitas pelayanan Muhammadiyah. Cucu saya pertama dilahirkan di RSU KPU Muhammadiyah Solo, mengikuti jejak neneknya di Muhammadiyah. Ibu Iriana juga pernah kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dan jutaan masyarakat Indonesia juga merasakan," katanya. (Baca: Enam Jenis Bisikan Setan yang Merasuki Manusia)
Jokowi juga mengapresiasi kerja nyata Muhammadiyah melalui tim khusus Muhammadiyah Covid-19 Command Center (CCT). Muhammadiyah telah memberikan pelayanan maksimal di 82 rumah sakit di berbagai provinsi.
"Kami ucapkan terima kasih pada pekerja medis di RS Muhammadiyah dan Aisiyah. Atas nama masyarakat bangsa dan negara saya ucapkan selamat milad. Usia yang telah diisi oleh karya, banyak kontribusi," ucapnya.
Meski digelar secara daring, ada sejumlah tokoh langsung hadir di Gedung PP Muhammadiyah. Ada Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan organisasi masyarakat (ormas) yang dilahirkan di Yogyakarta itu akan menghadapi berbagai tantangan yang lebih besar lagi di masa depan. Haedar yakin Muhammadiyah bisa memberikan kontribusi dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan menyelesaikan masalah negeri dengan spirit dakwah dan tajdid (pembaruan). Sebab, ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan ini memiliki pandangan yang kokoh, sistem yang kuat, dan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. (Baca juga: Subsidi Gaji 2,4 Juta Guru Non-PNS Cair)
“Gerakan Islam Muhammadiyah akan selalu hadir menjadi gerakan yang bertumpu di atas semangat menjadi Syuhada’a ‘alannas, menjadi saksi sejarah yang membawa kemajuan bagi umat, bangsa dan kemanusiaan semesta yang rahmatan lil’alamin,” ujarnya melalui akun Twitter @HaedarNS kemarin.
Presiden Jokowi yang memberikan sambutan secara daring menyebut Muhammadiyah telah mengisi kemerdekaan dengan sangat baik. "Saya merasakan langsung kualitas pelayanan Muhammadiyah. Cucu saya pertama dilahirkan di RSU KPU Muhammadiyah Solo, mengikuti jejak neneknya di Muhammadiyah. Ibu Iriana juga pernah kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dan jutaan masyarakat Indonesia juga merasakan," katanya. (Baca: Enam Jenis Bisikan Setan yang Merasuki Manusia)
Jokowi juga mengapresiasi kerja nyata Muhammadiyah melalui tim khusus Muhammadiyah Covid-19 Command Center (CCT). Muhammadiyah telah memberikan pelayanan maksimal di 82 rumah sakit di berbagai provinsi.
"Kami ucapkan terima kasih pada pekerja medis di RS Muhammadiyah dan Aisiyah. Atas nama masyarakat bangsa dan negara saya ucapkan selamat milad. Usia yang telah diisi oleh karya, banyak kontribusi," ucapnya.
Meski digelar secara daring, ada sejumlah tokoh langsung hadir di Gedung PP Muhammadiyah. Ada Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan organisasi masyarakat (ormas) yang dilahirkan di Yogyakarta itu akan menghadapi berbagai tantangan yang lebih besar lagi di masa depan. Haedar yakin Muhammadiyah bisa memberikan kontribusi dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan menyelesaikan masalah negeri dengan spirit dakwah dan tajdid (pembaruan). Sebab, ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan ini memiliki pandangan yang kokoh, sistem yang kuat, dan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. (Baca juga: Subsidi Gaji 2,4 Juta Guru Non-PNS Cair)
“Gerakan Islam Muhammadiyah akan selalu hadir menjadi gerakan yang bertumpu di atas semangat menjadi Syuhada’a ‘alannas, menjadi saksi sejarah yang membawa kemajuan bagi umat, bangsa dan kemanusiaan semesta yang rahmatan lil’alamin,” ujarnya melalui akun Twitter @HaedarNS kemarin.
Lihat Juga :