Putusan MK Jadi Penentu Masa Depan KPK

Rabu, 18 November 2020 - 19:06 WIB
loading...
Putusan MK Jadi Penentu...
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nanti terhadap tujuh perkara uji formil dan uji materiil UU baru KPK menjadi penentu masa depan KPK. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nanti terhadap tujuh perkara uji formil dan uji materiil Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi penentu masa depan KPK.

"Putusan Mahkamah Konstitusi untuk uji formil dan uji materiil Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK itu memang jadi penentu masa depan KPK. Iya dong. Para hakim konstitusi pasti mempertimbangkan itu," ujar Trimedya.

Hal itu disampaikan Trimedya menanggapi pertanyaan SINDOnews di Jakarta, Senin 16 November 2020.

Trimedya mengungkapkan, semua pihak baik publik maupun para pemohon, pihak termohon, dan pihak terkait semestinya menyerahkan sepenuhnya kepada kewenangan dan independensi para hakim konstitusi untuk memutus uji materiil dan uji formil Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK atau UU baru KPK.

Apa pun putusannya nanti, lanjut dia, harus dihormati. Pasalnya, para hakim konstitusi dan MK secara kelembagaan pasti memperhatikan dan mempertimbangkan semua fakta dan bukti yang muncul dan terungkap di persidangan.

"MK dan para hakimnya itu kan independen. Sehingga kita serahkan saja kepada mereka (para hakim konstitusi). Mereka kan sudah mengetahui ada rambu-rambu yang dilanggar atau tidak dalam pengesahan UU ini dan yang paling penting ada nggak hak konstitusional para pemohon yang dilanggar dan bertentangan dengan UUD," tuturnya. (Baca juga: KPK Periksa Sejumlah Anggota DPRD Polman Periode 2014-2019 )

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR ini mengatakan, pengajuan gugatan ke MK atas pengesahan dan pelaksanaan UU baru KPK merupakan langkah konstitusional yang layak ditempuh oleh warga negara yakni para pemohon yang merasa hak konstitusionalnya dirugikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Gubernur Sultra Gandeng...
Gubernur Sultra Gandeng KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Rekomendasi
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved