Tiga Daerah Dapat Penghargaan, PDIP Dinilai Serius Siapkan Pemimpin

Selasa, 17 November 2020 - 23:12 WIB
loading...
Tiga Daerah Dapat Penghargaan,...
Tiga daerah yang dipimpin kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menerima penghargaan sebagai Kota Mahasiswa atau City of Intellectual. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tiga daerah yang dipimpin kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menerima penghargaan sebagai "Kota Mahasiswa" atau City of Intellectual". Penghargaan itu berdasarkan riset tim yang dipimpin Ketua Senat dan Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Hafid Abbas.

(Baca juga: Diabetes Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Covid-19)

Ketiga daerah itu adalah Kota Semarang yang dipimpin Wali Kota Hendrar Prihadi, Kota Solo yang dipimpin FX Hadi Rudyatmo, dan Kota Surabaya yang dipimpin Tri Rismaharini.

(Baca juga: Tekan Angka Kemiskinan, Mensos Targetkan Graduasi Jadi 10 Juta KPM)

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai, penghargaan bagi tiga daerah yang dipimpin kader PDIP menjadi bentuk apresiasi bagi kesungguhan partai berlambang kepala banteng moncong putih itu dalam menyiapkan calon pemimpin di daerah.

"Jadi artinya kader PDIP telah disiapkan untuk pemimpin daerah dengan bagus sekali. Saya melihat bahwa dengan demikian kepemimpinan kader PDIP yang dapat pengharagaan, mereka sungguh-sungguh menunjukkan keberadaban," kata Emrus, Selasa (17/11/2020).

Emrus mengatakan, penghargaan tersebut juga menunjukkan bahwa kader-kader PDIP bersungguh-sungguh dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Sebab, kata Emrus, penataan daerah atau kota yang bersih, indah dan teratur akan bermuara pada kesejahteraan.

"Ramah artinya membuat nyaman mahasiswa di sana, biaya hidup murah, Pemerintah Daerah memberikan fasilitas terhadap situasi kota yang nyaman untuk para mahasiswa agar lebih tenang belajar," kata Emrus.

Untuk diketahui, Proklamator RI Bung Karno pertama kali menyebutkan "Kota Mahasiswa" saat menandatangani prasasti gedung UNJ tahun 1953. Visi itu tak dipahami hingga pada 2010. Masyarakat internasional mengenalnya setelah pertama kali Quacquarelli Symonds (QS) bersama Times Higher Education (THE) mempublikasikan hasil studi pemeringkatan kota-kota mahasiswa terbaik di dunia pada 2010.

QS menjelaskan, bahwa satu kota patut disebut sebagai Kota Mahasiswa apabila di kota itu sudah terdapat minimal dua perguruan tinggi bereputasi yang melayani masyarakatnya yang berpenduduk lebih 250.000 jiwa.
Kriteria lainnya kehadiran mahasiswa internasional dengan pertimbangan bahwa kota itu ramah terhadap perbedaan latar belakang budaya, gaya hidup yang toleran, dan inklusif.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
Rekomendasi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Berita Terkini
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Infografis
Rusia Lakukan Tiga Perubahan...
Rusia Lakukan Tiga Perubahan Taktik yang jadi Ancaman Serius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved