Habib Rizieq Bakal Diperiksa Polisi, Begini Reaksi FPI

Selasa, 17 November 2020 - 07:48 WIB
loading...
Habib Rizieq Bakal Diperiksa...
Polisi berencana memanggil Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk diklarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam beberapa kegiatannya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jajaran Kepolisian berencana memanggil Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk diklarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam beberapa kegiatannya. Kegiatan Habib Rizieq yang diduga melanggar prokes diantaranya, terkait pernikahan putrinya di Petamburan, serta acara yang di Megamendung, Jawa Barat.

Salah satu Pengacara FPI, Aziz Yanuar menganggap pihak kepolisian tidak adil dalam menyelesaikan permasalahan pelanggaran prokes yang berkaitan dengan kegiatan Habib Rizieq. Sebab, kata Aziz, banyak pelanggaran prokes yang tidak diselesaikan dan diusut oleh Polri. "Saya rasa ini mempertontonkan kedzaliman dan kesewenang-wenangan luar biasa, serta bentuk ketidakadilan yang sangat mencolok. Kenapa? banyak kejadian pelanggaran protokol kesehatan antara lain, rapat koordinasi tingkat menteri di Bali, Juni lalu berkumpul tanpa masker dan tidak jaga jarak, tidak ada sanksi dan denda, serta tidak ada pencopotan terhadap aparat keamanan setempat," ungkap Aziz Yanuar kepada Okezone, Selasa (17/11/2020). (Baca juga: Selain Anies Baswedan, Polri Juga Akan Panggil Habib Rizieq)

Aziz pun membeberkan sejumlah sejumlah dugaan pelanggaran prokes lainnya yang tidak diusut Polri. Di antaranya, terkait elite race marathon yang berlangsung di Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. "Elite Race Marathon di Magelang beberapa waktu lalu, para penonton berkumpul tanpa jaga jarak, tidak ada sanksi dan denda, serta tidak ada pencopotan aparat keamanan setempat," terangnya. (Baca juga: Mahfud MD Sesalkan Kerumunan di Acara Habib Rizieq, Begini Respons PA 212)

Kemudian, Aziz juga menyinggung soal pendaftaran putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, sebagai bakal calon Wali Kota Solo, yang dinilainya melanggar protokol kesehatan. Sebab, Aziz memperhatikan, dalam kegiatan tersebut juga banyak memgumpulkan massa. "Gibran daftar Balon Walkot Solo September kemarin, kumpulkan banyak massa, tidak ada sanksi dan denda serta tidak ada pencopotan aparat keamanan di Solo," ujarnya.

Aziz juga menyoroti banyaknya tahanan Polri yang terpapar virus Corona di dalam penjara. Namun, kata dia, tidak ada tindakan tegas terhadap petugas kepolisian. "Kenapa semua itu diatas contoh sedikit, tidak dipermasalahkan? Tidak heboh sampai aparat keamanan dicopot? Apakah hukum hanya tegak dan berlaku untuk Habib Rizieq saja?," cetusnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
6 Brigjen Pol Dimutasi...
6 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Lemdiklat Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Rekomendasi
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved