Tak Hanya NIK, Dukcapil Ingin ke Depan Verifikasi Data Gunakan Face Recognition
Senin, 16 November 2020 - 15:37 WIB
loading...
A
A
A
Namun dia mengakui bahwa penerapan ini masih menunggu penguatan infrastruktur. Menurutnya data center milik Dukcapil harus diperkuat terlebih dahulu sebelum menerapkan untuk banyak secara menyeluruh. Selain itu langkah ini harus didukung dengan penempatan banyak CCTV untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Nah itu kita perlu data center yang kuat. Kan data center kita itu buatan 2004 sampai 2010. Alat-alatnya tua. Jadi saya itu dirjen yang deg-degan terus kalau alatnya pada mati,” ungkapnya.
Terkait hal ini dia belum mengajukan untuk memperbaharui data center. Pasalnya dia mengaku belum ada anggaran untuk itu. (Baca juga: Cakupan Perekaman E-KTP di Pilkada 2020 Tertinggi dalam Sejarah)
“Kita belum ada uang. Selama saya jadi Dirjen, belum investasi pembelian alat-alat baru dalam jumlah banyak. Hanya penggantian alat alat rusak. Kita dituntut cepat untuk kartu pra kerja, bansos tapi belum dapat dukungan untuk bangun infrastruktur yang lebih baru ya, mengganti yg lama lama ya,” pungkasnya.
“Nah itu kita perlu data center yang kuat. Kan data center kita itu buatan 2004 sampai 2010. Alat-alatnya tua. Jadi saya itu dirjen yang deg-degan terus kalau alatnya pada mati,” ungkapnya.
Terkait hal ini dia belum mengajukan untuk memperbaharui data center. Pasalnya dia mengaku belum ada anggaran untuk itu. (Baca juga: Cakupan Perekaman E-KTP di Pilkada 2020 Tertinggi dalam Sejarah)
“Kita belum ada uang. Selama saya jadi Dirjen, belum investasi pembelian alat-alat baru dalam jumlah banyak. Hanya penggantian alat alat rusak. Kita dituntut cepat untuk kartu pra kerja, bansos tapi belum dapat dukungan untuk bangun infrastruktur yang lebih baru ya, mengganti yg lama lama ya,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :