Doni Monardo: Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Kembali Meningkat
Sabtu, 14 November 2020 - 23:03 WIB
loading...
Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengatakan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI Jakarta tercatat pada 1 November hingga hari ini kembali mengalami kenaikan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 , Doni Monardo mengatakan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI Jakarta tercatat pada 1 November hingga hari ini kembali mengalami kenaikan.
“Kita lihat pada periode 2 bulan yang lalu, ketika pemerintah DKI mengumumkan pada tanggal 9 September tentang perubahan PSBB dari PSBB transisi ke PSBB yang diketatkan, padahal saat itu ruang ICU di Jakarta telah mencapai lebih dari 83%. Sementara itu ruang isolasi di rumah sakit Wisma Atlet pun telah mencapai mendekati 90%,” ungkap Doni dalam konferensi pers Perkembangan Terkini Penanganan COVID-19 dari Media Center Satgas COVID-19 Graha BNPB Jakarta, Sabtu (14/11/2020). (Baca juga: Penambahan COVID-19 Tembus 5.000 Per Hari, Doni: Kita Harus Mentaati Protokol Kesehatan)
“Kemudian, bapak Presiden menugaskan para Menko, para menteri terutama menteri kesehatan dan Satgas untuk bisa meningkatkan upaya dalam bidang kesiapan rumah sakit. Alhamdulillah tingkat ICU yang tadinya sangat tinggi akhirnya mengalami penurunan,” sambung Doni.
Doni mengatakan pada tanggal 1 November persentase tempat tidur isolasi di DKI berada pada posisi relatif rendah yaitu 50%. Namun dan dua minggu terakhir mengalami peningkatan sampai dengan angka 63%.
“Demikian juga tempat tidur ICU di rumah sakit rujukan di Jakarta sempat pada tanggal 1 November berada pada posisi 58%. Namun hari ini telah mengalami peningkatan sampai dengan angka 68%,” katanya.
“Kita lihat pada periode 2 bulan yang lalu, ketika pemerintah DKI mengumumkan pada tanggal 9 September tentang perubahan PSBB dari PSBB transisi ke PSBB yang diketatkan, padahal saat itu ruang ICU di Jakarta telah mencapai lebih dari 83%. Sementara itu ruang isolasi di rumah sakit Wisma Atlet pun telah mencapai mendekati 90%,” ungkap Doni dalam konferensi pers Perkembangan Terkini Penanganan COVID-19 dari Media Center Satgas COVID-19 Graha BNPB Jakarta, Sabtu (14/11/2020). (Baca juga: Penambahan COVID-19 Tembus 5.000 Per Hari, Doni: Kita Harus Mentaati Protokol Kesehatan)
“Kemudian, bapak Presiden menugaskan para Menko, para menteri terutama menteri kesehatan dan Satgas untuk bisa meningkatkan upaya dalam bidang kesiapan rumah sakit. Alhamdulillah tingkat ICU yang tadinya sangat tinggi akhirnya mengalami penurunan,” sambung Doni.
Doni mengatakan pada tanggal 1 November persentase tempat tidur isolasi di DKI berada pada posisi relatif rendah yaitu 50%. Namun dan dua minggu terakhir mengalami peningkatan sampai dengan angka 63%.
“Demikian juga tempat tidur ICU di rumah sakit rujukan di Jakarta sempat pada tanggal 1 November berada pada posisi 58%. Namun hari ini telah mengalami peningkatan sampai dengan angka 68%,” katanya.
Lihat Juga :