Banyak Rutan Over Kapasitas, Ahmad Sahroni Usul Pemakai Narkoba Direhab Saja

Kamis, 12 November 2020 - 14:35 WIB
loading...
Banyak Rutan Over Kapasitas,...
Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni menemukan masalah over kapasitas rutan dalam kunjungan ke Sumatera Utara (Sumut). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR melakukan kunjungan spesifik ke Sumatera Utara (Sumut), khususnya ke Polda Sumut, Kanwil Kemenkumham Sumut, dan Kejati Sumut. Dalam kunjungan itu, rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni menemukan masalah over kapasitas rutan.

“Salah satu yang menjadi isu saat ini adalah terkait terbitnya surat dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI tentang Penundaan Sementara Pengiriman Tahanan Ke Rutan/Lapas di lingkungan Kemenkumham sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Jadi masalahnya adalah penyidik sudah menyerahkan tahanan atau tersangka kepada Kejaksaan, tetapi Rutan tidak mau menerima tahanan tersebut,” ujar Sahroni dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (12/11/2020). (Baca juga: Program Digitalisasi Rutan Cipinang Sabet Juara 3 Lomba Kemenkumham)

Sahroni menuturkan permasalahan ini harus disikapi dengan baik oleh kepolisian, kejaksaan dan Kemenkumham karena kondisi serupa tidak hanya terjadi di Sumut namun juga di berbagai daerah lain di Indonesia. Apalagi, saat ini Indonesia masih dihadapkan dengan pandemi COVID-19 yang juga mengancam lapas dan rutan.

“Di satu sisi penundaan tersebut bertujuan baik sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 akan tetapi di sisi lain hal ini menjadi permasalahan baru, yaitu menumpuknya tahanan yang bisa berakibat kepada konflik sosial apabila tidak disikapi dengan baik. Kita juga tahu saat ini banyak rutan yang sudah over capacity. Polda Sumut itu dari kapasitas tahanan 4.000 orang, kini sudah diisi 8.000 orang,” tuturnya.

Oleh karena itu, Bendahara Umum Partai Nasdem ini mengusulkan, agar individu yang ditangkap karena menggunakan narkoba sebaiknya tidak dipenjara melainkan direhabilitasi. Hal ini dilakukan guna menghindari over kapasitas di penjara dan rehabilitasi juga bisa memberikan bantuan yang dibutuhkan pengguna untuk bisa lepas dari ketergantungan narkoba. (Baca juga: HUT ke-9 Partai Nasdem, Ahmad Sahroni Lihat Optimisme di Tengah Pandemi)

“Sebaiknya pemakai itu nggak usah ditindak pidana, tapi direhab aja. Selain supaya tidak memenuhi penjara, mereka juga jadi mendapat layanan rehabilitasi yang dibutuhkan. Penjara cukup untuk para pengedar dan bandar narkoba yang besar-besar,” usul Legislator asal Tanjung Priok, Jakarta Utara itu.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
Pembahasan RUU Perampasan...
Pembahasan RUU Perampasan Aset Digeber, Legislator PDIP: Segera Kita Rampungkan
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Ketua Komisi III DPR...
Ketua Komisi III DPR Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgent
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Rekomendasi
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved