Kelompok Informasi Masyarakat Dilibatkan untuk Edukasi Pemilih Pilkada 2020
Rabu, 11 November 2020 - 21:11 WIB
loading...
Demi menyosialisasikan cara memilih cerdas dan tetap sehat di saat penyelenggaraan Pilkada, Kemkominfo memaksimalkan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Di tengah hantaman pandemi Covid-19 , tahapan Pilkada 2020 masih terus berjalan. Selain menjaga kedisiplinan dalam protokol kesehatan pencegahan Covid-19, masyarakat dituntut harus tetap cerdas memilih kepala daerah. Demi menyosialisasikan cara memilih cerdas dan tetap sehat di saat penyelenggaraan Pilkada, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memaksimalkan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Widodo Muktiyo menyampaikan bahwa KIM merupakan mitra strategis pemerintah sebagai motor penggerak yang mengedukasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan cerdas dalam Pilkada 2020.
“KIM bertugas mengajak masyarakat agar tetap memperhatikan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun tengah dalam euforia pemilihan kepala daerah. Prinsip dasar pemilihan selain memilih adalah pemilih tetap sehat,” ujar Widodo dalam penjelasannya, Rabu (11/11/2020).
(Baca: Polri Tangani 75 Kasus Pidana Pilkada 2020 hingga 10 November)
Selain itu, KIM juga berperan menjaga iklim politik lokal tetap damai dengan cara mencegah terjadinya hal-hal yang dapat merugikan keguyuban warga negara selama pemilihan. Menurut dia, siapapun yang terpilih sebagai kepala daerah merupakan pilihan masyarakat dan produk dari demokrasi sehingga harus dihargai dan diapresiasi.
Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Widodo Muktiyo menyampaikan bahwa KIM merupakan mitra strategis pemerintah sebagai motor penggerak yang mengedukasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan cerdas dalam Pilkada 2020.
“KIM bertugas mengajak masyarakat agar tetap memperhatikan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun tengah dalam euforia pemilihan kepala daerah. Prinsip dasar pemilihan selain memilih adalah pemilih tetap sehat,” ujar Widodo dalam penjelasannya, Rabu (11/11/2020).
(Baca: Polri Tangani 75 Kasus Pidana Pilkada 2020 hingga 10 November)
Selain itu, KIM juga berperan menjaga iklim politik lokal tetap damai dengan cara mencegah terjadinya hal-hal yang dapat merugikan keguyuban warga negara selama pemilihan. Menurut dia, siapapun yang terpilih sebagai kepala daerah merupakan pilihan masyarakat dan produk dari demokrasi sehingga harus dihargai dan diapresiasi.
Lihat Juga :