Kendala Jaringan dalam Kampanye Daring, KPU Daerah Diminta Berkoordinasi dengan Diskominfo

Minggu, 08 November 2020 - 10:57 WIB
loading...
Kendala Jaringan dalam...
Kendala Jaringan dalam Kampanye Daring, KPU Daerah Diminta Berkoordinasi dengan Diskominfo
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat dari total 3.417 kegiatan selama 20 hari kampanye Pemilihan Serentak 2020, hanya 4 persen calon kepala daerah yang melakukan kampanye dengan metode daring. Kesenjangan infrastruktur jaringan disebut sebagai penyebab kampanye daring kurang diminati.

Menanggapi persoalan tersebut, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informati Prof. Dr. Widodo Muktiyo mengatakan pihaknya memiliki data yang komprehensif berupa wilayah-wilayah yang memiliki level jaringan kuat, sedang atau lemah. Untuk mengetahui wilayah mana terjadi hambatan jaringan untuk kampanye daring, Widodo meminta KPU Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan Dinas Kominfo setempat untuk mengatasi persoalan jaringan.

“Kita (Kominfo) prinsipnya siap membantu KPU daerah apabila memang dibutuhkan antisipasi kekuatan jaringan internet untuk kampanye lewat metode daring,” ujar Widodo.

Apalagi, lanjut Widodo, kampanye daring menjadi metode kampanye yang dikedepankan selama masa pandemi Covid-19 karena tidak menimbulkan keramaian. Oleh karena itu, Diskominfo daerah menurutnya harus cepat tanggap apabila terdapat permasalahan jaringan di wilayah yang sedang melaksanakan Pemilihan Serentak. Seluruh Diskominfo di daerah disebutnya wajib ikut menyukseskan gelaran Pemilihan Serentak 2020.

“Sesuai amanat Presiden, semua lembaga harus terlibat aktif membantu jalannya Pemilihan Serentak 2020 di tengah Covid-19. Oleh karenanya, kami berharap Diskominfo dan KPU Daerah dapat berkolaborasi dengan baik untuk menyukseskan semua tahapan Pemilihan,” kata Widodo.

Sebelumnya, Bawaslu menyampaikan ke publik bahwa hanya 14 Kabupaten/Kota yang tidak melakukan kampanye dengan metode tatap muka. Mayoritas Calon Kepala Daerah masih memilih berkampanye dengan bertemu langsung dengan masyarakat, meskipun dengan batas peserta yang sudah diatur oleh KPU.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Roy Suryo Tuding Format...
Roy Suryo Tuding Format Ukuran Ijazah Jokowi Berbeda, Ketum Jokman: Ini Sesuatu Hal yang Enggak Masuk Akal
Bonatua Sebut KPU Bakal...
Bonatua Sebut KPU Bakal Buka Ijazah Jokowi ke Publik Pekan Depan
Sidang Bonjowi, KIP...
Sidang Bonjowi, KIP Periksa KPU hingga Polda Metro Jaya
KPU Gelar Rapat usai...
KPU Gelar Rapat usai KIP Kabulkan Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
EVMoto Hadirkan 100.000...
EVMoto Hadirkan 100.000 Pengemudi, Potongan Aplikasi Cuma 9 Persen
DPD Partai Perindo Jakarta...
DPD Partai Perindo Jakarta Timur dan KPU Bahas Verifikasi Faktual
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved