Tak Mau Parpol Islam Tinggal Papan Nama, PKB Ajak Masyumi Satukan Visi

Rabu, 11 November 2020 - 16:50 WIB
loading...
Tak Mau Parpol Islam...
PKB mengajak Partai Masyumi yang baru dideklarasikan untuk berdialog menyamakan visi demi mencegah semakin terpolarisasinya umat Islam sebagai kekuatan politik. Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Masyumi kembali dideklarasikan pada Sabtu (7/11/2020), bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-75 sejak didirikan pada 1945. Sejumlah tokoh dikabarkan masuk menjadi calon anggota Majelis Syuro Partai Masyumi, antara lain mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua, dan beberapa tokoh lain.

Masyumi atau Majelis Syuro Muslimin yang lahir pada 7 November 1945 pernah menjadi salah satu partai politik besar di Indonesia. Tiga komponen utama di dalamnya kala itu adalah tiga organisasi Islam, yakni Persatuan Islam (Persis), Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.

Akibat adanya gesekan politik, pada 1952 NU memilih keluar dari Masyumi dan akhirnya berdiri sendiri sebagai sebuah partai. Pada tahun 1960, Masyumi yang getol menolak Nasakom dibubarkan Presiden Soekarno. Kini, PKB yang notabene berbasis NU membuka pintu Masyumi yang baru dideklarasikan untuk bergabung.

(Baca: Ada Masyumi Reborn, Yusril Ingatkan Parpol Islam Ngos-ngosan karena Tak Ada Cukong)

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengaku tak merasa khawatir dengan lahirnya kembali Masyumi sebagai partai baru berbasis Islam. Tetapi harus diakui munculnya Masyumi dua dekade setelah reformasi kian menunjukkan terpecahnya kekuatan politik umat Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Rekomendasi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Berita Terkini
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved