KKP Sebut Jumlah Kapal Asing yang Masuk Perairan Indonesia Meningkat

Kamis, 16 April 2020 - 08:35 WIB
loading...
KKP Sebut Jumlah Kapal...
Kapal ikan asing Vietnam BV ditangkap karena melakukan ilegal fishing di perairan Natuna. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menemukan adanya peningkatan kapal ikan asing (KIA) yang memasuki perairan Indonesia.

Untuk mengatasi persoalan itu, Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) meningkatkan patroli dan memanfaatkan analisis data pergerakan kapal-kapal asing untuk menghentikan illegal fishing.

Dirjen PSDKP KKP Tb Haeru Rahayu mengatakan ada tren peningkatan aktivitas KIA pada tiga sektor operasi di Laut Natuna Utara, Selat Malaka, dan Sulawesi. “Ada 19 KIA yang ditangkap oleh kapal Pengawas Perikanan KKP dalam kurun waktu tidak terlalu lama, yakni 1,5 bulan. Ini tentu angka yang harus dicermati,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDONews, Kamis (16/04/2020).

Peningkatan itu, menurutnya, teridentifikasi melalui analisis data radar, automatic indentification system (AIS), patrol udara (aerial surveillance), dan laporan yang disampaikan masyarakat. Menurut dia, KKP menerapkan integrated surveillance system (ISS) sebagai strategi untuk melumpuhkan kapal-kapal asing yang melakukan illegal fishing.

“Ada sistem pengelolaan data dan informasi yang dikelola Pusdal. Kemudian diinformasikan kepada Kapal Pengawas. Dengan pendekatan tersebut, operasi di lapangan menjadi efektif dan low-cost. Penangkapan 19 kapal tersebut adalah bukti bahwa strategi tersebut dijalankan dengan efektif,” ungkap Haeru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Menteri Trenggono Ungkap...
Menteri Trenggono Ungkap 100 Titik Kampung Nelayan Rampung Mei 2026
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan...
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan PNBP VMS untuk Nelayan Kecil
Pemakaman Jenazah 3...
Pemakaman Jenazah 3 Korban Jatuhnya Pesawat ATR, Wamen: Syuhada Penjaga Sumber Daya Kelautan
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Rekomendasi
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Berita Terkini
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved