205 Penghafal Al-Qur'an Daftar Seleksi Calon Imam Masjid di UEA

Minggu, 08 November 2020 - 21:55 WIB
loading...
205 Penghafal Al-Quran...
Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin saat membuka seleksi calon imam masjid di UEA di Jakarta, Minggu (8/11/2020). FOTO/DOK.BIMAS ISLAM
A A A
JAKARTA - Sebanyak 205 penghafal Al-Qur'an (hafiz) mendaftar seleksi calon imammasjid di Uni Emirat Arab (UEA) yang digelar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag). Delapan orang di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri.

Seleksi dibagi dalam dua tahap. Pertama berlangsung tiga hari, Minggu-Selasa (8-10/11/2020), yang dibuka oleh Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. Pada tahap pertama peserta seleksai sebanyak 90 orang.

Adapun seleksi tahap kedua akan diikuti 115 peserta dan kemungkinan dilaksanakan setelah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Sumatera Barat. "Total ada 205 peserta yang mendaftar dan terverifikasi memenuhi persyaratan," kata Kamaruddin Amin saat membuka seleksi tahap pertama di Jakarta, Minggu (08/11/2020). hadir dalam acara itu Direktur Timur Tengah Kemenlu, Bagus Hendraning Kobarsih; Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi dan jajaran Ditjen Bimas Islam. (Baca juga: Kemenag Buka Seleksi Calon Imam Masjid di Uni Emirat Arab, Ini Syaratnya )

Menurut Kamaruddin, penyelenggaraan seleksi calon imam salat bagian dari implementasi kerja sama yang bertujuan memperluas dan memperkuat hubungan Indonesia dan UEA. "Calon Imam Masjid ini akan diproyeksikan sebagai Duta Bangsa Indonesia dan pahlawan devisa karena mereka akan bekerja sebagai imam di UEA," katanya.

Sehubungan itu, UEA telah menetapkan kriteria imam yang dipersyaratkan. Calon imam harus hafal 30 juz Al-Qur'an, sehat jasmani dan rohani, menguasai ilmu tajwid (teori dan praktik), serta memiliki suara yang fasih dan merdu. "Calon imam memungkinkan berkomunikasi dalam bahasa Arab," kata Kamaruddin.

Kriteria lain yang dipersyaratkan adalah memahami hukum fiqh, memiliki pemikiran yang jernih, tidak tergabung dalam partai politik, serta memahami retorika dakwah dan mampu berkhutbah. Peserta juga harus memiliki akhlak yang baik serta berfaham Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan Manhaj Wasathiyah. (Baca juga: UEA Tidak Akan Lagi 'Haramkan' Mabuk dan Kumpul Kebo )

"Peserta harus menyiapkan dokumen ke luar negeri, sudah berkeluarga atau umur minimal 25 tahun," katanya. "Para imam yang lulus seleksi akan bertugas di UEA mulai tahun 2021 selama tiga tahun," katanya.

Sebagai dewan juri dalam seleksi calon imam di UEA adalah Direktur Penais Juraidi, KH Muhsin Salim, KH Ilhamuddin Qosim, KH Luthfi Fathullah, dan Udin Saefuddin.

Kamaruddin berharap ke depan program ini dapat dilaksanakan, bukan hanya dengan UEA, tetapi juga negara Timur Tengah lainnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Rekomendasi
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved